Kamis, 30 April 2026

Para Siswi di Rancaekek Terpaksa Angkat Rok Terjang Banjir Agar Seragam Tetap Kering

Para pelajar yang rumahnya terendam banjir terpaksa terlambat berangkat ke sekolah akibat banjir tersebut.

Tayang:
Penulis: Seli Andina Miranti | Editor: Ravianto
seli andina miranti/tribun jabar
Para siswi terpaksa mengangkat rok mereka ketika melewati genangan air di Desa Linggar, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung agar seragam tetap kering hingga tiba di sekolah. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pascahujan deras yang mengguyur wilayah Bandung Timur dan Kabupaten Sumedang menyebabkan banyak wilayah tergenang banjir, Jumat (23/2/2018).

Di Desa Linggar, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, ketinggian banjir akibat hujan yang terus menerus mencapai setinggi lutut orang dewasa.

Para pelajar yang rumahnya terendam banjir terpaksa terlambat berangkat ke sekolah akibat banjir tersebut.

Para siswi terpaksa mengangkat rok mereka ketika melewati genangan air agar seragam tetap kering hingga tiba di sekolah.

Hampir semua pelajar tak menggunakan sepatu karena harus mengarungi kawasan yang dilanda banjir.

Baca: Kisah Para Korban Selamat Longsor Brebes yang Sempat Tertimbun

Baca: Ibu Nagita Slavina Diduga Punya Suami Baru, Ini Perbedaannya dengan Ayah Nagita Slavina

"Kalau pakai sepatu nanti malah tidak enak, karena terendam air banjir jadi pakai sandal saja," ujar Nunung Nuraeni (17), pelajar.

Banjir sendiri menggenangi Desa Linggar sejak Kamis malam tadi (22/2). Hujan besar membuat sungai Cikijing dan Cimande, yang melewati wilayah Bandung Timur, meluap.

Kondisi ini sebenarnya sudah menjadi langganan di wilayah Desa Linggar, setiap hujan besar mengguyur kawasan ini, air sungai akan naik dan meluap.

Akibatnya, warga pun harus bersabar dengan banjir yang selalu menggenang setiap hujan deras mengguyur.(*)


Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved