Kebut Penyelesaian Kasus Korupsi DPRD, Kejari Purwakarta Akan Periksa Ratusan Orang

Pemeriksaan secara maraton dilakukan pihaknya karena Kejari Purwakarta kekurangan personel untuk pemeriksaan.

Tribun Jabar/Haryanto
Tersangka penyimpangan anggaran kegiatan DPRD Purwakarta 2016, Edi Mulyana, saat dibawa ke mobil tahanan Kejari Purwakarta, Jumat (9/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.CO.ID, PURWAKARTA - Bertujuan menyelesaikan semua kasus korupsi pada anggaran kegiatan dinas anggota DPRD Purwakarta 2016. Kejaksaan Negeri Purwakarta, secara maraton akan memeriksa sejumlah pejabat dari beberapa intansi, yang berkaitan dengan kunjungan kerja Anggota DPRD Purwakarta.

Bahkan, Kasi Pidsus Kejari Purwakarta, Edy Monang Samosir, menyebutkan ada ratusan orang yang akan diperiksa oleh pihaknya secara bergiliran.

Hal itu pun dikatakannya di Kantor Kejari, Jalan Siliwangi, Nagri Kidul, Purwakarta, usai memeriksa beberapa pejabat, Rabu (21/2/2018).

Pemeriksaan secara maraton dilakukan pihaknya karena Kejari Purwakarta kekurangan personel untuk pemeriksaan.

"Kita periksa secara marathon. Sekitar 47 pihak intansi. Kalau untuk yang akan diperiksa berkaitan dengan seluruh perjalanan dinas, jumlahnya ratusan orang," katanya.

Edy menyebut langkah itu diambil guna pengembangan laporan masyarakat, yang disinyalir adanya penyimpangan anggaran kegiatan DPRD Purwakarta.

Tidak tanggung-tanggung, penyimpangan APBD 2016 itu mencapai Rp 47 miliar.

Baca: Kejari Purwakarta Menetapkan Dua Tersangka Baru pada Kasus Dugaan Korupsi di DPRD Purwakarta

Selain itu, dugaan adanya SPJ fiktif pada Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) anggota DPRD Purwakarta.

Halaman
12
Penulis: Haryanto
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved