Video Mesum Dua Bocah

Anak dalam Video Porno Telah Putus Sekolah, Ini yang Akan Dilakukan P2TP2A

P2TP2A, kata Indra Kusumah, ingin mempersiapkan ketiga anak tersebut sebelum kembali kepada masyarakat.

mega nugraha/tribun jabar
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jabar Rahmat Syafei dan Ketua P2TP2A Netty Heryawan dan Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto serta Wakapolda Jabar Brigjen Supratman hadir dalam press conference pengungkapan kasus video porno melibatkan anak di bawah umur dengan perempuan dewasa, Senin (8/1/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Setelah dititipkan Polda Jabar ke P2TP2A, ketiga anak yang menjadi korban video korban video asusila mendapat pendampingan khusus, terutama di bidang pendidikan.

Ketua Divisi Informasi dan Dokumentasi P2TP2A, Indra Kusumah, mengatakan pihaknya sudah menghubungi Dinas Pendidikan Jawa Barat.

"Kami berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Jawa Barat terkait pemenuhan hak pendidikan anak korban kasus video asusila," ujarnya.

Sebelumnya, ketiga korban berinisal SR, GR, dan DW, sudah tidak bersekolah.

Alasannya, faktor ekonomi keluarga membuat orang tua ketiga korban tidak dapat menyekolahkan anaknya.

Baca: Michael Essien Tak Jadi Tumbal Persib Bandung demi Jonathan Bauman?

Bahkan ada satu di antara mereka yang hanya bersekolah sampai kelas 1SD saja.

"Sekarang sudah berjalan program pendidikan luar sekolah khusus untuk ketiga anak korban tersebut bersama tim dari Disdik Jabar," ujarnya.

Indra Kusimah mengatakan keberlanjutan pendidikan ketiga anak tersebut sangat penting.

Halaman
12
Penulis: Theofilus Richard
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved