Terjadi Ledakan SUTET, 6 Gardu Listrik di Bandung Padam

Gangguan itu iu menyebabkan aliran listrik di beberapa wilayah di Kota Bandung padam, sekitar pukul 17.00 WIB, Sabtu (17/2/2018).

kaskus.co.id
Gangguan listrik. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sistem saluran udara tegangan tinggi (SUTT) atau SUTET di wilayah Bojongmalaka, Baleendah, Bandung, antara tower 25-26, mengalami gangguan karena terjadi ledakan.

Gangguan itu menyebabkan aliran listrik di beberapa wilayah di Kota Bandung padam, sekitar pukul 17.00 WIB, Sabtu (17/2/2018).

Deputi Manajer Komunikasi Humas PLN Distribusi Jawa Barat, Iwan Ridwan, mengatakan, ledakan itu terjadi karena gangguan yang diakibatkan oleh benang sebuah layangan.

Baca: Berikut Nama- Nama Korban Kecelakaan di Rajamandala, Satu Orang Dinyatakan Meninggal Dunia

"Berdasarkan info dari rekan-rekan di lapangan,  kemungkinan ada dua atau tiga kawat SUTT 150kv (PLN) yang menempel karena benang layangan itu. Itu jadinya seperti dihubungsingkatkan, jadinya meledak," ujar Ridwan saat dihubungi Tribun Jabar melalui sambungan telepon.

Akibat kejadian itu, lanjutnya, ada enam gardu induk (GI) yang padam.

Yakni, GI Cigereleng, Braga, Cibeureum, Sumadera, Santosa, dan Pameungpeuk.

"Berdasarkan laporan ada sebagian wilayah di Bandung selatan, Bandung utara, dan sebagian Kabupaten Garut yang listriknya padam," ujar Ridwan.

Informasi yang dihimpun Tribun Jabar, sejumlah wilayah di Bandung raya seperti Dayeuhkolot, Cibaduyut, Kopo, Jalan Braga, sekitaran BIP Jalan Merdeka, Jalan LRE Martadinata, sebagian Bandung Barat, Sekitaran City link, kawasan Arjuna, dan kawasan Sumber Sari yang mengalami gangguan listrik.

Namun, masyarakat sekarang dapat kembali menggunakan listrik secara nyaman.

Ridwan, mengatakan, sekitar pukul 18.00 WIB, semua GI sudah normal kembali.

"Dari rekan-rekan di lapangan keenam GI sudah normal kembali. Setelah mendapatkan laporan tadi tim langsung menuju ke lapangan. Setelah diperiksa penyebabnya apa, langsung dinormalkan kembali, dimasukkan tegangan. Tidak ada penggantian apa-apa," ujarnya.

Ridwan pun mengimbau, kepada masyarakat, agar menjaga anak kecil atau siapapun tidak untuk bermain, terutama bermain layangan di sekitar SUTT.

Sebagai inforamsi, saluran udara tegangan tinggi (SUTT) adalah sarana di atas tanah untuk menyalurkan tenaga listrik dari pusat pembangkit ke GI atau dari GI ke GI lainnya yang terdiri dari kawat/konduktor yang direntangkan antara tiang – tiang melalui isolator – isolator dengan sistem tegangan tinggi (30 KV, 70 KV, dan 150 KV). (*)

Penulis: Yongky Yulius
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved