Cirebon

Di Cirebon 3 Desa Jadi Bebas Banjir tapi 3 Kecamatan Malah Jadi Langganan Baru Banjir

Selama ini, banjir di tiga desa tersebut rata-rata disebabkan oleh luapan air sungai.

tribun jabar/Siti Masithoh
Banjir di Blok Kauman Desa Gamel, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Selasa (6/2/2018) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON- Tiga desa di Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, kini bebas dari banjir.

Tiga desa itu adalah Desa Ambi, Desa Ciuyah, dan Desa Waled. Padahal, sebelumnya, tiga desa itu masuk dalam kategori desa langganan banjir.

Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, banjir di ketiga desa tersebut terjadi  11 kali sepanjang 2017.

"Sepanjang tahun 2018 ini desa tersebut tak pernah banjir lagi," ujar Kasi Kedaruratan dan Logistik, Eman Sulaeman, saat ditemui di Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon, Kamis (15/2/2018).

Tiga desa itu bebas banjir menyusul normalisasi sungai di Kecamatan Waled.

Selama ini, banjir di tiga desa tersebut rata-rata disebabkan oleh luapan air sungai.

Di Kabupaten Cirebon, ada sebanyak tiga kecamatan yang kini dilanda banjir.

Ketiga kecamatan itu adalah Kecamatan Kedawung, Kecamatan Lemahabang, dan Kecamatan Astanajapura.

Baca: Mario Gomez Bakal Tentukan Nasib Michael Essien

"Sebelumnya kecamatan tersebut tak tercatat menjadi rawan bencana tapi kini justru banjir," kata Eman Sulaeman kepada Tribun Jabar.

Wilayah rawan banjir di Kabupaten Cirebon yang tercatat di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ada lima kecamatan.

Kelima kecamatan itu adalah Kecamatan Kapetakan, Kecamatan Losari, Kecamatan Gebang, Kecamatan Pangenan, dan Kecamatan Gunung Jati.

"Nah justru sekarang Kecamatan Mundu juga tercatat rawan bencana," katanya. (*)

Penulis: Siti Masithoh
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved