Breaking News:

Tarif Kencan Mojang Bandung di Surabaya Capai Rp 3 Juta, Bisa Berbagai Macam Layanan

Jika harga sudah disepakati, para mucikari meminta DP (down payment) terlebih dahulu. Kemudian mereka menyepakati tempat kencan.

Tribun Bali/Lugas Wicaksono
ILUSTRASi 

TRIBUNJABAR.ID, SURABAYA - Terbongkarnya sindikat trafficking (perdagangan norang) asal Bandung di Surabaya, bermula ketika Unit PPA Polrestabes menciduk dua perempuan Bandung usai melayani pria hidung belang di salah satu hotel di Surabaya, Senin (11/2/2018) malam.

"Dua perempuan yang kami ciduk, kemudian kami keler untuk menemukan keberadaan sang mucikari," sebut Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran melalui Kanit PPA, AKP Ruth Yeni, Rabu (14/2/2018).

Akhirnya dua perempuan itu menunjuk sebuah apartemen di Surabaya Timur.

Hasilnya, polisi mengamankan 3 gadis dan 4 pria dalam satu kamar.

Tiga gadis itu sedang beristirahat. Sedangkan 4 pria mucikari sedang mengoperasikan handphone (HP) mereka.

Baca: Ezechiel Ndouassel dan Michael Essien Nilai Jualnya Turun Drastis, Bukan Pemain Termahal Lagi?

Baca: 7 Mojang Geulis Bandung Ini Jajakan Diri sampai Surabaya, Baru Laku Tiga Kali Sudah Tertangkap

Kapolrestabes Surabaya, Rudi Setiawan (tengah) menunjukan barang bukti tindak pidana trafficking yang dibongkar angotanya.
Kapolrestabes Surabaya, Rudi Setiawan (tengah) menunjukan barang bukti tindak pidana trafficking yang dibongkar angotanya. (Surya/Fathkul Alamy)

Penangkapan itu, kata Ruth dikembangkan. Ternyata para mucikari juga memperdagangkan tiga gadis asal Bandung.

Tiga gadis itu akhirnya diamankan dari kamar di apartemen yang sama.

Dalam menjalankan praktiknya, para mucikari itu yang mengendalikan akun twitter milik korban.

Halaman
123
Editor: Ravianto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved