Breaking News:

Presiden Jokowi: Tidak Ada Tempat Bagi Mereka yang Tak Mampu Bertoleransi di Indonesia

Menurutnya, masyarakat Indonesia yang majemuk ini sesungguhnya sudah berpuluh tahun hidup berdampingan.

kolase
Penyerangan di Gereja Santa Lidwina Sleman 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Minggu (11/2/2018) kemarin, Gereja Katolik St. Lidwina di Jalan Jambon Trihanggo, Gamping, Trihanggo, Sleman, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta diserang oleh seorang pria tak dikenal, Minggu (11/2/2018) sekitar pukul 07.30 WIB.

Terdapat empat korban yang mengalami luka akibat tebasan pedang pelaku.

Tiga di antaranya yaitu Romo Prier dengan luka sobek di kepala belakang, seorang jemaat bernama Budijono dengan luka sobek di kepala belakang dan leher, dan seorang jemaat bernama Martinus Parmadi Subiantara dengan luka di punggung.

Sementara korban yang lain adalah seorang petugas dari Polsek Gamping bernama Aiptu Munir, yang mengalami luka di tangan.

Selain insiden tersebut, ada peristiwa persekusi di mana seorang biksu diusir dari kampungnya di Tangerang karena dianggap akan menyebarkan agama Buddha.

Baca: Tanjakan Emen Kembali Memakan Korban, Dua Netizen Ini Bagikan Pengalaman Mistis Lewat Jalur Itu

Baca: Kapolda Jabar: Sopir Bus Tahu Kalau Rem Sudah Bocor

Peristiwa terjadi Rabu (7/2/2018) itu berawal dari adanya penolakan warga Desa Babat, Kecamatan Legok.

Warga menolak rencana kegiatan kebaktian umat Budha dengan melakukan tebar ikan di lokasi danau bekas galian pasir di Kampung Kebon Baru, Desa Babat.

Masyarakat juga sempat tidak menerima kehadiran Mulyanto Nurhalim selaku biksu di kampung tersebut. Warga resah karena menganggap biksu tersebut akan mengajak orang lain untuk masuk agama Budha.

Halaman
123
Penulis: Ravianto
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved