Breaking News:

Menteri Agama Perintahkan Kanwil dan Kankemenag Kawal Implementasi Enam Rumusan Etika Kerukunan

"Kita berharap aparat penegak hukum mampu mengungkap motif di balik semua itu," sambungnya.

kolase
Penyerangan di Gereja Santa Lidwina Sleman 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifudin mengecam peristiwa penyerangan terhadap tokoh agama dan berharap aparat bisa segera menindak para pelakunya sesuai ketentuan yang berlaku.

"Peristiwa tindak kekerasan terhadap sejumlah pemuka agama belakangan ini di beberapa tempat, bahkan terjadi di rumah ibadah, adalah perilaku yg tak bisa dibenarkan sama sekali, atas dasar alasan apapun juga," ujar Lukman, dalam keterangan tertulis, Minggu (11/2/2018).

"Kita berharap aparat penegak hukum mampu mengungkap motif di balik semua itu," sambungnya.

Lukman mengajak umat beragama untuk menyerahkan pengusutan kasus-kasus tersebut kepada yang berwajib.

Lebih dari itu, ia berharap umat juga dapat saling menahan diri dan tidak terprovokasi untuk melakukan tindakan main hakim sendiri.

"Mari kita tingkatkan kewaspadaan dalam mengamankan rumah ibadah dan pemuka agama, utamanya saat kegiatan keagamaan berlangsung," pesannya.

Baca: Kakak Sopir Bus yang Terlibat Kecelakaan Maut di Tanjakan Emen: Siapa Juga yang Mau Dikasih Ujian

Baca: Begini Kondisi Para Korban Tewas Kecelakaan Maut di Tanjakan Emen Menurut Pemandi Jenazah

Lukman telah menugaskan jajarannya, yaitu para Kepala Kanwil Kemenag Provinsi dan Kepala Kankemenag Kabupaten/Kota untuk mengambil langkah-langkah strategis dalam memperkuat kerukunan antar umat beragama.

"Saya minta Kanwil dan Kankemenag untuk segera berkoordinasi dengan FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) setempat guna mengambil langkah proaktif dan strategis dalam menguatkan kerukunan umat," tandasnya.

Halaman
12
Editor: Ravianto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved