Perayaan Imlek

VIDEO: Ini Proses Pembuatan Dodol Keranjang Khas Perayaan Imlek di Purwakarta

PARA produsen kue keranjang atau dodol cina kini mulai kebanjiran pesanan. Pasalnya, masyarakat Tionghoa beberapa hari lagi...

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.CO.ID, PURWAKARTA - Para produsen kue keranjang atau dodol cina kini mulai kebanjiran pesanan. Pasalnya, masyarakat Tionghoa beberapa hari lagi akan segera merayakan tahun baru cina atau Imlek.

Seperti halnya, rumah produksi dodol cina yang hanya ada satu-satunya di Kabupaten Purwakarta ini.

Dodol yang dikenal oleh pelanganya sebagai Dodol Ko Pie Kong ini, perharinya bisa membuat 400an kilogram atau lebih dari 1500 dodol.

Dimulai dari mencampurkan gula pasir dengan air mendidih yang berisikan daun pandan.

Lalu membuat adonan beras ketan, yang akan dicampur dengan cairan gula.

Kemudian, mencetak pada keranjang kecil yang dilapisi plastik.

Hingga akhirnya dikukus selama lebih dari 14 jam, sampai warna dodol menjadi cokelat.

Pada satu tungku, terdapat 200an dodol yang dikukus. Dalam waktu 24 jam, tungku itu pun tidak pernah berhenti mengukus.

Pada saat pengukusan, api dan air diatas wajan tungku harus terus dicek. Hal itu dilakukan guna menjaga kualitas akhir dari dodol.

Penggunaan bahan-bahan dodol dan kayu bakar untuk memanaskan tungku, telah dilakukan sejak puluhan tahun lalu.

Hal itu dipertahankan kualitas rasa dodol yang telah memiliki pelanggan hingga luar daerah Purwakarta. (*)

Video Production: Dicky Fadiar Djuhud

Penulis: Haryanto
Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved