Breaking News
Rabu, 6 Mei 2026

Pilgub Jabar

Komunitas Panatik Jabar Juara Deklarasi Dukung Pasangan RINDU di Pilgub Jabar 2018

Ada 27 simpul duta Panatik Jabar Juara yang kami kumpulkan untuk mendeklarasikan tiga poin,

Tayang:
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Ichsan
TRIBUN JABAR/M SYARIF ABDUSSALAM
Komunitas Panatik Jabar Juara mendeklarasikan dukungan kepada pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jabar, Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum (RINDU), di Kota Bandung, Kamis (8/2/2018) sore. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Komunitas Panatik Jabar Juara mendeklarasikan dukungan kepada pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jabar, Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum (RINDU), di Kota Bandung, Kamis (8/2/2018) sore.

Pendiri sekaligus pembina Komunitas Panatik Jabar Mohamad Farhan mengatakan, pemberian dukungan kepada pasangan RINDU didasarkan keinginan dari perwakilan komunitas Panatik Jabar Juara di 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat. Mereka menginginkan aspirasinya disalurkan melalui pasangan Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum.

Baca: Xavi yang Baru Ada di Paris Saint-Germain, Bukan Barcelona

"Ada 27 simpul duta Panatik Jabar Juara yang kami kumpulkan untuk mendeklarasikan tiga poin, yakni menyatakan diri tidak golput, memilih gubernur yang menjadikan Jabar juara berkelas dunia, dan memberikan sepenuhnya dukungan terhadap Ridwan Kamil dan Uu," kata Farhan di sela deklarasi tersebut, Kamis (8/2/2018).

Kepastian dukungan ini, diperoleh saat Farhan berkeliling dan bersilaturahmi dengan Komunitas Panatik yang merupakan bagian dari kegiatan rutinnya sebagai pegiat sosial, budaya, dan kreatif.

"Kebanyakan adalah teman-teman saya di daerah yaitu umumnya penggemar olah raga dan seni, dan telah berjejaring sejak 2012. Juga komunitas kreatif yang selama ini bersama-sama. Anggotanya ada sekitar 10 ribu orang," ucap Farhan.

Farhan menilai peluang pasangan RINDU untuk memenangi Pilgub Jabar 2018 cukup besar. Namun ia mengakui kemenangan ini tidak akan diperoleh dengan mudah. Sebab, keduanya baru dipasangkan dan yang harus pertama kali dilakukan adalah membangun chemistry yang baik di antara keduanya.

Kedua, menurut Farhan, Ridwan dan Uu harus menggabungkan ekspektasi dua kelompok masyarakat yang berbeda. Pertama kelas menengah terhadap Ridwan Kamil yang tinggi, dan ekspektasi kalangan pesantren dan ulama terhadap Uu yang juga tinggi.

"Kang Ridwan Kamil harus berkompromi dengan para pemilih dari kalangan islam tradisional, sementara Kang Uu harus mengejar ekspektasi dari kalangan kelas menengah perkotaan yang selama ini menjadi pendukung Ridwan Kamil," ujarnya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved