Redam Keresahan Warga, Polres Bandung Gelar Salat Subuh Keliling ke Masjid dan Pesantren

Untuk mengatasi keresahan masyarakat, Polres Bandung telah mengambil tindakan untuk menghilangkan keresahan di masyarakat.

Redam Keresahan Warga, Polres Bandung Gelar Salat Subuh Keliling ke Masjid dan Pesantren
Teuku Muh. Guci Syaifudin
PERNAH DIBOM - Masjid Besar Rancaekek pernah menjadi saksi sebelas pejuang yang meninggal akibat bom yang diluncurkan Belanda. Masjid yang berada di Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung diyakini merupakan masjid tertua.

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Kasus penyerangan tokoh agama oleh orang yang memiliki penyakit kejiwaan telah membuat masyarakat resah.

Untuk mengatasi keresahan masyarakat, Polres Bandung telah mengambil tindakan untuk menghilangkan keresahan di masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Kasat Reskrim Polres Bandung, AKP Firman Taufik, ketika dihubungi Tribun Jabar via telepon, Rabu (7/2/2018).

Baca: Jatuh Bangun Pemuda Ini Membangun Bisnis Start Up Egarage.id

Kebijakan yang diterapkan oleh Kapolres Bandung, AKP Firman mengungkapkan, adalah personel kepolisian melaksanakan salat Subuh berjamaah ke masjid-masjid dan pesantren.

"Jadi petugas kepolisian mulai melakusanakan safari salat Subuh berjamaah," ujar AKP Firman.


Kebijakan tersebut, menurut AKP Firman, dilaksanakan oleh Babinkambtibmas, Kapolsek, dan pejabat Polres.

AKP Firman berharap adanya safari salat Subuh yang dilaksanakan oleh petugas kepolisian dapat memberikan rasa aman pada masyarakat sekaligus menghilangkan keresahan di masyarakat.

Baca: Persib Bandung Ikut Piala Indonesia 2018, Fernando Soler Bilang Begini

Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved