Order Fiktif Ojek Online Dibongkar, Tiga Pelaku Diciduk Polisi

Ide melakukan modus penumpang fiktif bermula saat Liem Chandra bekerja di sebuah perusahaan angkutan online.

Order Fiktif Ojek Online Dibongkar, Tiga Pelaku Diciduk Polisi
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Tioga komplotan driver online yang melakukan order fiktif saat di Mapolrestabes Surabaya, pada Rabu (7/2/2018) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJABAR.CO.ID, SURABAYA - Kasus penumpang fiktif pada aplikasi taksi online terjadi di Surabaya.

Tiga orang penumpang bernama Liem Andrew Aghata (22) warga Banyuwangi, Mauriciano (23) warga Ketabang, Surabaya dan Liem Chandra (38) warga Kutisari, Surabaya diciduk polisi.

"Kami mendapat laporan adanya pencurangan yang kemudian kami telusuri hingga mengarah ke tiga pelaku ini," ujar Lily Djafar di depan ruang Comand Center Polrestabes Surabaya, Rabu (7/2/2018).

Baca: Rich Brian, Rapper 18 Tahun asal Jakarta yang Guncangkan Dunia Hip Hop Amerika

Baca: Kisah Para Pengemis di Bali, Ada yang Miliki Tujuh Motor dan Satu Mobil

Ide melakukan modus penumpang fiktif bermula saat Liem Chandra bekerja di sebuah perusahaan angkutan online.

Dia mulai menerapkan ide itu saat dihentikan dari pekerjaannya.

Satu bulan melakukan aksinya, Chandra merekrut dua temannya.

"Mulai dari September 2017 hingga tiga bulan ini," ujar Lily

Ada puluhan telepon seluler yang digunakan oleh tersangka untuk akun penumpang dan akun driver.

Dua akun itu dikendalikan pelaku disaat bersamaan untuk 'menembak' orderan fiktif tersebut.(*)


Editor: Ravianto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved