Wisudawan Geologi Unpad Diarak Gunakan Barakuda, Ini Pesan yang Ingin Disampaikan

Rute yang ditempuh, mulai dari depan Unpad Jalan Dipatiukur menuju ke Jalan Dago, kemudian berbelok kiri ke arah Dipatiukur.

Tribun Jabar/Ery Chandra
Sejumlah wisudawan Teknik Geologi Unpad diarak menggunakan dua unit mobil Barakuda. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG -  Ada pemandangan yang berbeda dari biasanya pada acara wisuda Universitas Padjajaran (Unpad) periode tahun akademik 2018 di depan Kampus Unpad, di Jalan Dipatiukur No. 35, Lebakgede, Coblong, Kota Bandung.

Apa yang unik? Sejumlah wisudawan dari Fakultas Teknik Geologi Unpad, diarak menggunakan dua unit mobil Barakuda serta diiringi drum band yang berada di sebuah mobil pikup warna putih.

Rute yang ditempuh, mulai dari depan Unpad Jalan Dipatiukur menuju ke Jalan Dago, kemudian berbelok kiri ke arah Dipatiukur.

Sekira ratusan orang yang mengenakan jaket berwarna kuning mengikuti arak-arakan tersebut sembari meneriakkan yel-yel dan menyanyikan lagu.

Baca: Ini Alasannya Orang Jepang Jarang Sekali Mengucapkan Aku Mencintaimu terhadap Kekasihnya

Kepala Divisi Pengembangan Organisasi Himpunan Mahasiswa Teknik Geologi Unpad, Resa Mahecsya (20), mengatakan kegiatan arak-arakan tersebut rutin digelar oleh Teknik Geologi Unpad untuk mengapresiasi para wisudawan yang telah menyelesaikan masa studinya.

"Ini namanya arak-arakan. Sebagai apresiasi kepada senior-senior kami yang sudah lulus. Kami biasanya menggunakan kendaraan barakuda untuk mengarak wisudawan," ujar Resa, saat diwawancarai Tribun Jabar, di sela arak-arakan, Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Selasa (6/2/2018) sore.

Baca: Tulisan di Buku Hitam Setya Novanto Terungkap, Ada Nama Publik Figur Tak Terduga, Ini Kata Pengacara

Resa menuturkan, filosofi dari ratusan orang yang tengah berlari serta wisudawan berada di atas Barakuda supaya memotivasi mahasiswa yang lainnya agar bisa mengikuti jejak wisudawan tersebut.

"Pesannya jiwa kekeluargaannya, semangatnya, rasa cinta terhadap himpunannya. Meskipun wisudawan sudah lulus di masa pendidikannya, jangan lupa rumahnya berasal," ujar dia seraya menceritakan tradisi arak-arakan tersebut telah dimulai pada tahun 2007. (*)

Penulis: Ery Chandra
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved