Minggu, 26 April 2026

Tak Bisa Melaut karena Cuaca Buruk, Nelayan di Cirebon Perbaiki Alat Tangkap

Pemilik kapal bertonase besar di Pelabuhan Perikanan Nasional (PPN) Kejawanan, Kota Cirebon, memilih untuk memperbaiki alat tangkap ikan.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Isal Mawardi
TRIBUN JABAR/AHMAD IMAM BAEHAQI
Beberapa perahu nelayan yang tidak bisa melaut akibat cuaca buruk bersandar di Perairan Bondet, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, Selasa (6/2/2018). 

TRIBUNJABAR.CO.ID, CIREBON - Pemilik kapal bertonase besar di Pelabuhan Perikanan Nasional (PPN) Kejawanan, Kota Cirebon, memilih untuk memperbaiki alat tangkap ikan.

Pasalnya, cuaca buruk membuat mereka tidak bisa mengoperasikan kapalnya.

"Gelombangnya tinggi, jadi perbaiki jaring dan kapal saja," kata Budianto (40), seorang pemilik kapal saat ditemui di PPN Kejawanan, Jl Yos Sudarso, Kota Cirebon, Selasa (6/2/2018).

Ia mengatakan, sudah tidak bisa melaut sejak akhir Desember 2018.

Baca: Gelombang Tinggi dan Tangkapan Menurun Membuat Nelayan di Cirebon Puasa Melaut

Mulai saat itu, ia memilih untuk memperbaiki kapal dan alat tangkap miliknya.

Beberapa anak buah kapal (ABK) tampak memperbaiki jaring.

Jaring putih itu terlihat dikaitkan ke tambang putih.

Selain itu beberapa ABK lainnya tampak menggulung jaring serupa.

"Lebih baik perbaiki alat tangkap dan kapalnya, sehingga saat cuaca bagus kondisinya prima, hasilnya juga banyak," ujar Budianto.

Budianto mengakui sebagian dari total 10 kapal miliknya dipaksakan tetap melaut.

Namun, ia mengimbau kepada anak buah kapal (ABK) agar langsung bersandar ke dermaga terdekat saat cuaca buruk melanda.


"Kalau musim begini hasil tangkapannya menurun 80 persen," kata Budianto.

Sementara Syahbandar PPN Kejawanan, Jajang Hartono, mengatakan, dari total 160 kapal yang tercatat di PPN Kejawanan hanya 40 persennya saja yang melaut.

"Kalau cuacanya buruk kami mengimbau kapal-kapal itu agar tidak melaut," ujar Jajang Hartono.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved