Penyidik KPK Temui Hal-hal Aneh Ketika Menggeledah Vila Zumi Zola

Tim penggeledahan di villa yang yang berjarak 1 jam dari kota Jambi itu menceritakan, ada hal-hal yang aneh ketika menggeledah.

Editor: Ravianto
TRIBUNNEWS/AMRIYONO PRAKOSO
Villa mewah dua lantai milik keluarga Zumi Zola yang berada di Komplek Bukit Banderan Muarasabak, Tanjung Jabung Timur. 

Laporan Reporter Tribunnews, Amriyono Prakoso

TRIBUNJABAR.CO.ID JAKARTA - Gubernur Provinsi Jambi, Zumi dan Pelaksana Tugas Kadis Pekerjaan Umum Provinsi Jambi, Arfan ditetapkan sebagai tersangka menerima gratifikasi dari perkara kasus suap pengesahan RAPBD Jambi 2018.

Keduanya disangkakan melanggar pasal 12B atau pasal 11 UU No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah UU No 20 tahun 2001, juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Namun ada yang menarik saat penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di villa milik keluarga Zumi Zola yang berada di Komplek Bukit Banderan Muarasabak, Tanjung Jabung Timur, ada sesuatu yang ganjil dirasakan.

Seorang penyidik KPK yang ikut dalam tim penggeledahan di villa yang yang berjarak 1 jam dari kota Jambi itu menceritakan, ada hal-hal yang aneh ketika menggeledah.

"Iya ada yang ganjil. Beda saja dari penggeledahan lainnya," kata dia.

Baca: Sejuknya Nongkrong di Kafe Makeupuccino, Bikin Kami Tak Bosan Tunggu Pasangan Berbelanja

Baca: Heboh, Wanita Misterius Ngaku Adik Zumi Zola Teriak dan Menangis di Tengah Jalan: Salahkan Jokowi!

Namun, dia enggan menjelaskan lebih lanjut mengenai hal aneh tersebut. Mengingat, pada hasilnya semua berjalan baik.

Juru Bicara KPK, Febridiansyah enggan menanggapi temuan itu.

Kata dia, penyidik KPK memiliki metodenya sendiri dalam menyikapi hal-hal seperti itu. Terpenting bagi KPK, mereka melakukan kerjanya sesuai dengan standar prosedur yang berlaku.

"Buat KPK, penggeledahan harus sesuai dengan prosedur agar tidak ada masalah di kemudian hari. Tim sangat profesional," ucapnya.

Dia menjelaskan saat berada di villa, tim penyidik ditemani dengan seorang penjaga yang ikut dalam penggeladahan.

Di situ, tim menemukan sejumlah dokumen yang terkait dengan kasus yang sedang disidik oleh KPK. Selain itu, penyidik juga menemukan sebuah brankas berukuran 2x1 meter di lantai bawah.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved