Pedagang Beras Pasar Rebo Duga Langkanya Stok Akibatkan Melambungnya Harga Beras
Ia menduga kenaikan ini dikarenakan adanya kualitas panen yang menurun, dan sempat gagal panen pada musim panen 2017 lalu.
Penulis: Haryanto | Editor: Yudha Maulana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto
TRIBUNJABAR.CO.ID, PURWAKARTA - Harga beras di Pasar Rebo, Kabupaten Purwakarta masih tinggi. Sejak beberapa waktu lalu, kenaikan harga beras telah mencapai Rp 3000.
Pedagang beras di Pasar Rebo, Abdul Azis Iskandar (40) membenarkan harga beras yang saat ini masih tinggi.
"Pendapatan jadi menurun. Harga beras mahal, daya beli menurun. Hampir 40 persenan turunnya," katanya, saat ditemui di toko berasnya, Pasar Rebo, Jalan Kapten Halim, Nagri Kidul, Purwakarta, Jumat (2/1/2018).
Baca: Jelang Panen Raya, Harga Beras di Tasik Masih Relatif Tinggi
Ia menduga kenaikan ini dikarenakan adanya kualitas panen yang menurun, dan sempat gagal panen pada musim panen 2017 lalu.
Penurunan kualitas hasil panen, disebabkan terjadinya kemarau panjang dan serangan hama pada tahun lalu.
Sebab itu, jumlah yang datang ke pihak pemasok, secara otomatis berkurang.
Stok beras di tingkat bandar pun berkurang. Hal tersebut membuat para pedagang pun susah mendapat stok beras untuk dijual.
Baca: Kedai Es Sekoteng di Bandung Ini Pernah Disinggahi Artis Ternama dan Turis Asing
Kini, kenaikan harga beras kualitas premium mencapai Rp 3000 dari harga normal.
"Rata-rata perkilo naiknya 3000, yang paling tinggi harga beras mencapai 13000 perkilo," ucapnya menambahkan.
Diketahui, tahun ini harga beras mengalami kenaikan yang cukup besar dibanding tahun sebelumnya.
Pada tahun-tahun sebelumnya, kenaikan harga besar hanya mencapai Rp 1500 hingga Rp 2000.
Tak Disangka! Umuh Muchtar Bersedia Lepas Jabatan Manajer Persib Bandung, tapi Ada Syaratnya https://t.co/zaewhjZpsI via @tribunjabar #Persib
— Tribun Jabar (@tribunjabar) February 2, 2018
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/toko-beras-di-pasar-rebo-purwakarta_20180202_145507.jpg)