Gerhana Bulan Total

BMKG Imbau Warga Pesisir Cirebon dan Indramayu Waspadai Banjir Rob Saat Gerhana

Tinggi pasang maksimum ini akan berdampak pada terganggunya transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir.

BMKG Imbau Warga Pesisir Cirebon dan Indramayu Waspadai Banjir Rob Saat Gerhana
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Gerhana bulan terlihat di Pantai Kenjeran, Surabaya, Sabtu (4/4/2015) petang. Puncak gerhana bulan tersebut berlangsung lebih pendek dari biasanya, hanya 4 menit 43 detik. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.CO.ID, MAJALENGKA- BMKG Stasiun Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, mengimbau warga Cirebon dan Indramayu yang tinggal di daerah pesisir untuk waspadai banjir rob.

Pasalnya, fenomena gerhana bulan malam ini mengakibatkan pasang air laut maksimum.

"Potensi banjir rob di wilayah pesisir dimulai sebelum dan sesudah gerhana," kata Ahmad Faa Iziyn, Prakirawan BMKG Stasiun Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, melalui pesan singkatnya, Rabu (31/1/2018).

Ia berharap masyarakat mewaspadai tinggi pasang maksimun yang bisa mencapai 1,5 meter karena gravitasi bulan dan matahari.


Tinggi pasang maksimum ini akan berdampak pada terganggunya transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir.

Selain itu, aktivitas petani garam dan perikanan darat serta kegiatan bongkar muat di Pelabuhan juga turut terdampak.

"Waspada kenaikan tinggi gelombang, potensi rob, dan dampaknya," ujar Ahmad Faa Iziyn.

Namun, fenomena gerhana juga dapat mengakibatkan surut minimum -100 cm hingga-110 cm.

Serangkaian potensi itu diprakirakan terjadi saat gerhana yakni pada pukul 19.49 WIB-01.49 WIB. (*)

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved