Awas! Menatap Gerhana Secara Langsung Sangat Berbahaya

Ada yang berkunjung ke planetarium, ada pula yang berniat mengabadikannya melalui lensa kamera.

Awas! Menatap Gerhana Secara Langsung Sangat Berbahaya
net
Ilustrasi 

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Fenomena 'super blue blood moon' dimana tiga fenomena bulan (supermoon, bulan biru, dan gerhana) berlangsung dalam satu waktu akan terjadi malam ini (31/1/2018).

Tak sedikit orang yang menyambutnya dengan antusias.

Ada yang berkunjung ke planetarium, ada pula yang berniat mengabadikannya melalui lensa kamera.

Namun, besarnya antusiasme tersebut juga menyimpan bahaya jika tidak diiringi pengetahuan yang baik, sebab dapat membahayakan mata kita.

Menyaksikan gerhana sama saja seperti menyaksikan sinar matahari dengan waktu yang lama.

Kondisi mata saat melihat gerhana sama seperti saat kita berada dalam kegelapan. Pupil mata akan melebar untuk menangkap cahaya sebanyak mungkin.

Baca: Lihat Video Skill dan Gol-gol Calon Penyerang Asing Persib Bandung, Jonathan Bauman

Baca: Ini Profil Singkat Striker Argentina Incaran Persib Bandung, Jonathan Bauman

Paparan sinar matahari yang masuk ke mata bisa menyebabkan kerusakan retina mata, atau bisa juga disebut solar retinopathy.

Gejala retinopathy adalah munculnnya titik hitam yang selalu terlihat dalam pandangan mata. Bila gejala itu muncul, akan sulit untuk menyembuhkannya.

Halaman
12
Editor: Ravianto
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved