Gerhana Bulan Total

Empat Mitos Gerhana Bulan Total, Terkait Kutukan Ibu Hamil Hingga Munculnya Makhluk Seram

Fenomena supermoon nanti bulan kemungkinan akan berwarna merah kegelapan karena bulan berada berdekatan dengan pusat kerucut bayang umbra

Empat Mitos Gerhana Bulan Total, Terkait Kutukan Ibu Hamil Hingga Munculnya Makhluk Seram
ANTARA FOTO
Foto kolase gerhana bulan sebagian di Indramayu, Jawa Barat, Selasa (8/8) dinihari. Fenomena Gerhana Bulan Sebagian (GBS) yang terjadi selama 5 jam 52 detik tersebut, 20 persen permukaan bulan berada dalam bayang-bayang bumi dan terjadi pada pukul 00.22 WIB hingga puncaknya pada pukul 01.20 WIB. 

Agar serigala ketakutan dan memuntahkan kembali sang bulan, orang-orang harus membuat suara berbisik dengan memukul benda-benda yang ada di dalam rumah.

Mitos ini pun tumbuh di Tiongkok.

Masih banyak masyarakat Tiongkok percaya gerhana bulan terjadi lantaran ada seekor naga yang marah dan memakan bulan.

Untuk menghindari hal itu, biasanya masyarakat Tiongkok akan membunyikan petasan agar naga-nya ketakutan.

Selain di Tiongkok, ternyata mitos ini berkembang di Indonesia, tepatnya di Bali.

Namun yang membedakan hanyalah bentuk makhluk seram yang muncul.

Di Pulau Dewata banyak yang menyebut pada saat gerhana, matahari atau bulan tengah dimakan raksasa yang marah.

4. Orang Hamil Tak Boleh Keluar Rumah

Mitos ini menjadi salah satu mitos yang masih dipercaya hingga menjadi popular, termasuk di Indonesia.

Orang-orang yang percaya mitos ini meyakini wanita hamil harus berada di dalam rumah selama gerhana berlangsung.

Jika tidak, anak yang nantinya lahir akan mengalami kebutaan dan memiliki bibir sumbing.

Penulis: Amalia Qisthyana Amsha
Editor: Amalia Qisthyana Amsha
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved