Senin, 13 April 2026

Kawula Muda Ini Tampilkan Kesenian Sunda di CFD Dago, Berharap Anak Muda Tak Main Gadget Terus

Kegiatan ini untuk pengingat warga, terutama generasi muda dan kids zaman now yang sibuk dengan gadget

Penulis: Cipta Permana | Editor: Ichsan
Tribunjabar/Cipta Permana
Salah satu unit kegiatan mahasiswa, Sawanda Telkom University mempertunjukkan penampilan angklung dalam kegiatan Sunda Morning di kawasan CFD Dago, Jalan Ir H Juanda, Kota Bandung, Minggu (28/1/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana 

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Sembilan unit kegiatan mahasiswa (UKM) antara lain, LISMA Unpas, Sawanda Telkom University, HMPTB UIN dan beberapa komunitas penggiat budaya Sunda menggelar kegiatan Sunda Morning di Car Free Day (CFD) Dago, Kota Bandung, Minggu (28/1/2018).

Para peserta yang berjumlah 150 orang itu mempertunjukkan berbagai kesenian tradisional Sunda, seperti rampak kendang, angklung, tari jaipong, dan memperdengarkan berberapa lagu yang dimainkan oleh berbagai alat musik tradisional Sunda. Pertunjukan atraktif itu pun mampu memikat warga yang sedang beraktivitas di kawasan itu.

Baca: Kue Kering Produksi Ina Cookies Bandung Ini Siap Diekspor ke Timur Tengah

Bahkan tidak sedikit warga, baik itu orang tua, kawula muda, bahkan anak-anak yang justru mengabadikan momen tersebut dengan kamera ponsel yang mereka bawa.


Ketua pelaksana kegiatan, M Ridho Eko Pratama mengatakan, kegiatan Sunda Morning ini sebagai upaya melestarikan dan mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda akan kesenian tradisional khas Sunda.

"Kegiatan ini untuk pengingat warga, terutama generasi muda dan kids zaman now yang sibuk dengan gadget. Kita harus peduli dan melestarikan budaya, terutama Budaya Sunda," ujar Ridho di lokasi acara.


Menurut Ridho, kegiatan yang mengusung tagline Aku, Kamu, Kita Berbudaya itu merupakan even pertama yang digelar dan akan berlangsung rutin ssatu tahun sekali, dengan konsep dan tema berbeda.

"Kami akan terus memperjuangkan budaya Sunda ini agar masyarakat juga peduli terhadap keberlangsungan budaya Sunda," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved