Pelatih PSM Bicara Soal Ketatnya Laga Menghadapi Persib

"Lebih ketat dari pada yang kita bayangkan, karena kita bermain dengan 10 pemain," ujar Rene Alberts

Pelatih PSM Bicara Soal Ketatnya Laga Menghadapi Persib
GRAFIS TRIBUN JABAR / WAHYUDI UTOMO
Infografis statistik Persib Bandung vs PSM Makassar. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts, mengaku terkejut dengan ketatnya pertandingan saat menghadapi Persib Bandung dalam lanjutan Piala Presiden 2018, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (26/1/2018).

Pria asal Belanda itu beralasan, karena timnya harus bermain dengan 10 orang setelah Zulkifli Syukur mendapat kartu kuning kedua pada menit 54.

"Lebih ketat dari pada yang kita bayangkan, karena kita bermain dengan 10 pemain," ujar Rene Alberts dalam sesi jumpa pers pasca pertandingan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (25/1/2018).

Kehilangan satu pemain membuat pelatih yang khas dengan topinya itu dibuat tidak senang.

Sebab ia harus kehilangan pergantian pemain karena Zulkfli Syukur diusir keluar lapangan pertandingan.

"Ya kami harus buat kehilangan 1 pergantian karena ada pergantian taktik di sini karena kartu merah, dan saya tidak senang dengan ini , pemain saya tidak jadi main," ujar Alberts.

Baginya, ini hanya laga pra musim yang justru menjadi beban untuk para pemainnya.

Maka dari itu, pelatih asal Belanda itu lebih banyak menurunkan pemain mudanya untuk bertarung di ajang Piala Presiden 2018.

"Oleh karena itu kami memakai u-19 nya kami, u-21 nya kami, kami datang ke sini untuk kembangkan pemain," ucapnya.

"Ya namun karena alam(sepak bola) di sini, sepak bola ini, karena uang dan hadiah, jadi seperti ada kompetisi sebelum kompetisi sesungguhnya, dan ini kurang bagus untuk perkembangan sepak bola Indonesia," katanya.

Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha
Editor: Isal Mawardi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved