Grafika Cikole Bersama Koramil Lembang Bagikan Pupuk ke Gapoktan

Limbah restoran ini adalah sampah organik yang mengandung sisa makanan, sayuran, dan rumput yang ada di Terminal Grafika Cikole.

Grafika Cikole Bersama Koramil Lembang Bagikan Pupuk ke Gapoktan
Tribun Jabar/Muhamad Nandri Prilatama
Koramil Lembang, Kapten Arm Pendi didampingi House Keeping Surviyor Grafika Cikole, Jajang (baju biru) saat memberikan pupuk ke kelompok tani, di Kantor Koramil Lembang, Sabtu (27/1/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.CO.ID, LEMBANG- Koramil Lembang bersama Terminal Wisata Grafika Cikole memberikan pupuk kompos ke gabungan kelompok tani Lembang, Sabtu (27/1/2018), di Kantor Koramil Lembang, Jalan Kayu Ambon.

Pupuk kompos ini adalah hasil olahan sendiri Terminal Wisata Grafika Cikole.

House Keeping Survisor Terminal Wisata Grafika Cikole, Jajang, mengatakan pembuatan pupuk ini guna mengurangi sampah atau limbah restoran.

Limbah restoran ini adalah sampah organik yang mengandung sisa makanan, sayuran, dan rumput yang ada di Terminal Grafika Cikole.


"Semua itu kami jadikan pupuk kompos dengan sistem pengolahannya sebelum ke mesin penggilingan kami memilah organik dan non organik. Setelah itu, kami campur dengan rumput yang basah dan kami dinginkan selama satu malam," kata Jajang di Koramil Lembang.

Hari berikutnya, imbuh Jajang, sampah yang sudah didinginkan masuk ke proses penggilingan berlanjut ke proses fermentasi.

Proses fermentasi inilah membutuhkan waktu cukup lama sekitar dua minggu.

Baca: Live Streaming Kompas TV, Semifinal Indonesia Masters 2018, Indonesia Genggam 2 Tiket Final

Kemudian, dikeringkan lagi. Setelah kering, digiling kembali dan dilakukan pengayakan.

"Dari pengolahan ini, kami bisa serap sampah sekitar 60 persen atau sekitar 60 kubik sampah dalam satu bulan. Kami menargetkan dapat mencakup pengelolaan sampah yang lebih luas seperti sampah RT dan RW serta hotel-hotel yang ada di sekitar Lembang," ujarnya.

Terkait kerja sama dengan TNI, Jajang menyebut semata-mata untuk membantu warga kelompok tani meski masih tahap ujicoba.

"Mudah-mudahan bisa berhasil dan bisa diproduksi lebih banyak," ucap dia. (*)

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved