Tanggapi Adanya Dugaan Diskriminasi Atlet Paralimpik Jabar, Disorda Akan Panggil Ketua NPCI Jabar

Tanggapi dugaan diskriminasi pada atlet Paralimpik Jabar yang mengikuti Pelatnas Asian Paragames, Kepala Disorda Jabar Yudha M Saputra, mengatakan

Tanggapi Adanya Dugaan Diskriminasi Atlet Paralimpik Jabar, Disorda Akan Panggil Ketua NPCI Jabar
DOKUMENTASI TRIBUN JABAR
Gedung Sate 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Menanggapi kasus dugaan diskriminasi terhadap atlet Paralimpik Jabar yang mengikuti Pelatnas Asian Para Games, Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Jawa Barat, Yudha M. Saputra, mengatakan akan mendalami permasalahannya.

Ia juga akan memanggil Ketua NPCI Jabar.

"Nanti kami cek dulu ke pihak NPCI pusat, ada apa sebenarnya, saya juha akan panggil Ketua NPCI Jabar. Persoalan apa yang ada, biar lurus jangan sampai ada fitnah," ujarnya ketika ditemui di Lapangan Saparua, Bandung, Jumat (26/1/2018).

Baca: Link Live Streaming Persib Vs PSM: Maung Bandung Wajib Menang

Yudha mengatakan Jawa Barat akan sangat rugi jika atlet berprestasi Jawa Barat tidak bisa ikut bertanding karena kasus ini.

Ia juga menambahkan atlet paralimpik asal Jawa Barat memiliki prestasi luar biasa di dunia internasional.


Ia menyontohkan, atlet paralimpik asal Jawa Barat paling banyak menyumbangkan emas untuk Indonesia pada ASEAN Paragames 2017.

"Itu kami sangat rugi kalau ada atlet Jawa Barat masuk pelatnas tiba-tiba keluar, sayang sekali. Itu kan potensi untuk Indonesia juga," ujarnya.

Baca: Jabar Jadi Tuan Rumah Lima Cabor Asian Games 2018, Sekda Jabar: Kesempatan Atlet Jabar Unjuk Gigi

Sebelumnya diberitakan, sejumlah atlet paralimpik asal Jawa Barat yang tidak dapat mengikuti pelatnas meyurati Presiden Jokowi.

Diduga ada praktik diskriminasi dan pungli sehingga beberapa atlet tersebut tidak bisa mengikuti pelatnas.

Satu di antaranya adalah Farid Surdin, pemegang rekor nasional untuk cabor tolak peluru.(*)

Penulis: Theofilus Richard
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved