Piala Presiden
Persib Bandung vs PSM Makassar - Maung Bandung Melawan 'Usia'
Apakah Persib bisa mengikuti jejak Sriwijaya FC yang mampu menang besar dari PSM atau kembali menelan kekalahan ketika melawan para pemain muda ?
Penulis: Yudha Maulana | Editor: Yudha Maulana
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Laga penentuan bagi Persib Bandung untuk lolos dari fase grup Piala Presiden akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (26/1/2018) melawan PSM Makassar.
Persib butuh lebih dari sekedar kemenangan untuk bisa lolos, minimal Persib membutuhkan kemenangan dengan selisih empat gol.
Kondisi tersebut terjadi, lantaran Persib kalah dari PSMS Medan dengan skor 0-2 pada laga kedua grup A Piala Presiden 2018.
Dua gol yang disarangkan oleh Laskar Ayam Kinantan, dilesakkan oleh dua pemain tim asuhan Djadjang Nurdajaman itu. Yakni Antoni Putro (23) dan Frets Butuan (21).
Pada laga itu, Persib tampak kesulitan mengantisipasi pergerakan pemain-pemain muda PSMS.
Baca: Bobotoh Cantik Asal Cimahi Sebut Persib Masih Punya Peluang Lolos dari Grup A Piala Presiden 2018
Dari data yang dihimpun Tribun Jabar, starting eleven pemain PSMS Medan ketika menghadapi Persib, memiliki rata-rata umur 26 tahun.
Terpaut empat tahun dari rata-rata umur starting eleven Persib ketika menghadapi PSMS yang berada di angka 30,27 tahun.
Sejatinya, Persib kedatangan dua pemain muda berupa Febri Hariyadi dan Henhen Herdiana yang berumur 21 taun. Namun, tak akan merubah umur rata-rata starting eleven Persib secara signifikan.
Baca: Persib Tanpa Dua Pilar Asing Lawan PSM, Mario Gomez Mohon Bantuan dari Bobotoh
Menghadapi pemain-pemain muda yang dimiliki PSM tentunya, bisa menjadi tantangan bagi Skuat asuhan Mario Gomez itu. Pasalnya, PSM memiliki pemain dengan usia rata-rata yang lebih muda dari PSMS.
Berdasarkan starting eleven saat PSM mengahadapi Sriwijaya FC, Skuat Juku Eja itu memiliki pemain dengan rata-rata umur 24,36 tahun.
Muncul pertanyaan, apakah Persib bisa mengikuti jejak Sriwijaya FC yang mampu menang besar dari PSM atau kembali menelan kekalahan karena kalah oleh "usia" seperti ketika menghadapi PSMS Medan ?
Jawabannya akan tersaji pada laga pamungkas grup A di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung, Jumat (25/1/2018).
Perekrutan Pemain Lokal "Senior" Sempat Dikritisi Yudi Guntara
Perekrutan pemain lokal yang dilakukan Persib Bandung dikritisi oleh Yudi Guntara.
Gelandang andalan Maung Bandung era 1990-an ini mengaku tidak mengerti alasan Persib Bandung merekrut Eka Ramdani dan Airlangga Sucipto.
Yudi Guntara menuturkan, dengan target juara seharusnya Persib Bandung memboyong pemain yang sedang berada dalam usia emas.
"Eka yang berusia 33 tahun dan Airlangga yang lebih muda satu tahun telah melewati usia emas mereka," ujar Yudi Guntara kepada BolaSport.com, Selasa (26/12/2017).
Ia mengerti pelatih baru Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez, yang baru datang ke Indonesia tidak banyak tahu soal sepak bola Tanah Air.
5 Fakta Mencengangkan, Istri Jual Suami untuk Layani Threesome dengan Pria Hidung Belang https://t.co/E6eSP9dqCG via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) January 25, 2018
Menurut Yudi Guntara, seharusnya dalam kondisi seperti ini, Herrie Setyawan sebagai asisten pelatih aktif memberi masukan terkait pemain Indonesia kepada Mario Gomez.
"Jose (sapaan Herrie) kan sudah cukup lama menjadi asisten pelatih, harusnya punya peran penting."
Baca: Pelatih Persib Sering Geser Posisi Asli Pemain, Begini Penjelasan Herrie Setyawan
"Dia juga terus mengikuti perkembangan sepak bola Indonesia sehingga masukan darinya sangat penting," katanya.
Yudi Guntara yakin, Jose kerap berkomunikasi dengan Mario Gomez dan tahu persis pemain seperti apa yang diinginkan pelatih asal Argentina ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/persib-piala-presiden-11_20180124_220904.jpg)