Penyelundupan Ratusan Gram Sabu Dikendalikan Warga Lapas Kelas III A Bekasi

Ia juga mengetahui betul siapa Rizki, termasuk statusnya yang kini mendekam di Lapas Kelas III A Bekasi.

Penyelundupan Ratusan Gram Sabu Dikendalikan Warga Lapas Kelas III A Bekasi
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Tersangka kasus penyelundupan methamphetamine seberat 715 gram di Bandara Husein Sastranegara pada Senin (22/1), Irawati (40) warga DKI Jakarta, jatuh pingsan usai dihadirkan di konferensi pers, Rabu (24/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Warga binaan Lapas Kelas III A bernama Rizki leluasa menjalankan praktik distribusi methamphetamine atau dikenal sabu-sabu.

Sebelumnya petugas bea cukai menggagalkan upaya penyelundupan 715 gram sabu-sabu yang dilakukan oleh Irawati (40), warga DKI Jakarta.

Rizki adalah narapidana yang terjerat kasus narkotika dengan vonis empat tahun penjara pada 2014.

Dengan tiga ponsel yang dimilikinya, di kamar tahanan, ia menghubungi seseorang di Pakistan untuk memesan 715 gram sabu-sabu.

Disepakati, sabu-sabu dari Pakistan dikirim ke Kuala Lumpur, Malaysia.

Baca: Meski Sudah Cerai, Begini Momen Harmonis Prabowo dan Titiek Demi Sang Anak Didit Hediprasetyo

Satu langkah lagi, bagaimana caranya sabu-sabu itu bisa dikirim ke Indonesia ?

Rizki lantas menghubungi Irawati‎ untuk mengambilnya ke Kuala Lumpur.

"Saya diberi uang Rp 15 juta untuk membawa ini dari Kuala Lumpur. Tadinya mau ke Jakarta tapi tidak jadi, pindah ke Bandung. Dari Bandung barangnya mau dibawa ke Jakarta," ujar Irawati di Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai Bandung, Jalan Rumah Sakit Kota Bandung, Rabu (24/1/2018).

Halaman
12
Penulis: Mega Nugraha
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved