PLN Rencanakan Bangun Jaringan Listrik Jawa-Bali Lintas Laut

Pilihan ini diambil dengan pertimbangan jika menggunakan sistem kabel bawah. . .

(KOMPAS / WAWAN H PRABOWO)
Ilustrasi listrik 

TRIBUNJABAR.CO.ID - Perusahaan Listrik Negara (PLN) berencana membangun jaringan listrik Jawa Bali Crossing (JBC). Jaringan ini akan dibangun dengan sistem bentangan kabel sejauh 2,68 kilometer dari Banyuwangi ke Buleleng, Bali.

Pilihan ini diambil dengan pertimbangan jika menggunakan sistem kabel bawah laut, maka nilai investasi akan lebih tinggi.

Selain itu, waktu pengerjaan akan lebih lama dengan risiko sangat tinggi.

"Sistem crossing lebih efektif dari sisi pembiayaan dan waktu," kata GM PLN wilayah Bali, Nyoman Joni, Rabu (24/1/2018).

Dalam rancangannya, di dua titik akan didirikan tiang menara setinggi 376 meter.

Kemudian kabel direntangkan di atas laut dengan ketinggian minimal 70 meter di atas permukaan laut.

"Sudah dipertimbangkan lalu lintas transportasi laut, sehingga rancangan kita ketinggian kabel minimal 70 meter di atas permukaan laut," kata Nyoman.

Proyek ini sendiri menelan anggaran Rp 4,8 triliun.

Dengan rincian pembangunan instalasi dari Payton sampai gardu induk Antosari, Banyuwangi sebesar 3,5 rriliun. Sedangkan untuk JBC menelan biaya Rp 1,3 triliun.

Dia berharap, proyek ini dapat dimulai pada awal 2019 mendatang.

Halaman
12
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved