Selasa, 14 April 2026

Limbah Cair PT Aktex Tak Penuhi Baku Mutu

Robby Jalatara mengungkapkan, meski PH dari air limbah masih tergolong normal, namun parameter lainnya terbilang tinggi.

Penulis: Seli Andina Miranti | Editor: Ravianto
seli andina miranti/tribun jabar
Proses pengecekan ulang dan penyegelan IPAL perusahaan celup tekstil di Majalaya, Rabu (24/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Hasil laboratorium yang diambil pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung dari sampel limbah PT Aktex menunjukan ada beberapa parametar yang tidak memenuhi baku mutu.

Hal tersebut diungkapkan Kasi Penegakan Hukum Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung, Robby Jalatara, ketika ditemui Tribun Jabar di lokasi PT Aktex yang terletak di Kampung Cidawolong, Desa Biru, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Rabu (24/1/2018).

"Karena itu kami lihat ada beberapa parameter dari air limbah ini yang mempengaruhi kualitas air sungai," ujar Robby Jalatara.

Robby Jalatara mengungkapkan, meski PH dari air limbah masih tergolong normal, namun parameter lainnya terbilang tinggi.

Baca: Bambang Soesatyo Ogah Pakai Mobil Dinas Ketua DPR RI, Katanya Takut Kualat

Baca: Jenazah Dengan Alat Vital Hangus Terbakar Ditemukan di Ladang Tebu, Identitas Korban Belum Diketahui

Salah satu parameter yang hasilnya jauh dari angka normal adalah Chemical Oxygen Demand (COD) atau jumlah oksigen yang diperlukan untuk mengurai seluruh bahan organik yang terkandung dalam air.

"COD di atas baku mutu sampai dua kali lipat," ujar Robby Jalatara.

Limbah dari PT Aktex sendiri, menuryt Robby Jalatara, dibuang ke sungau Cidawolong yang merupakan anak sungai Citarum.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved