Limbah Cair PT Aktex Tak Penuhi Baku Mutu
Robby Jalatara mengungkapkan, meski PH dari air limbah masih tergolong normal, namun parameter lainnya terbilang tinggi.
Penulis: Seli Andina Miranti | Editor: Ravianto
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Hasil laboratorium yang diambil pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung dari sampel limbah PT Aktex menunjukan ada beberapa parametar yang tidak memenuhi baku mutu.
Hal tersebut diungkapkan Kasi Penegakan Hukum Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung, Robby Jalatara, ketika ditemui Tribun Jabar di lokasi PT Aktex yang terletak di Kampung Cidawolong, Desa Biru, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Rabu (24/1/2018).
"Karena itu kami lihat ada beberapa parameter dari air limbah ini yang mempengaruhi kualitas air sungai," ujar Robby Jalatara.
Robby Jalatara mengungkapkan, meski PH dari air limbah masih tergolong normal, namun parameter lainnya terbilang tinggi.
Baca: Bambang Soesatyo Ogah Pakai Mobil Dinas Ketua DPR RI, Katanya Takut Kualat
Baca: Jenazah Dengan Alat Vital Hangus Terbakar Ditemukan di Ladang Tebu, Identitas Korban Belum Diketahui
Salah satu parameter yang hasilnya jauh dari angka normal adalah Chemical Oxygen Demand (COD) atau jumlah oksigen yang diperlukan untuk mengurai seluruh bahan organik yang terkandung dalam air.
"COD di atas baku mutu sampai dua kali lipat," ujar Robby Jalatara.
Limbah dari PT Aktex sendiri, menuryt Robby Jalatara, dibuang ke sungau Cidawolong yang merupakan anak sungai Citarum.(*)
Edan, Perawat Ini Bunuh 97 Pasiennya Hanya Gara-gara Bosan https://t.co/xpWP7ABuWz via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) January 24, 2018
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/proses-pengecekan-ulang-dan-penyegelan-ipal-perusahaan-celup-tekstil-di-majalaya_20180124_164803.jpg)