Minggu, 12 April 2026

Soal Air Sungai Citarum Bisa Diminum pada 2018, Aher Beri Penjelasan

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan alias Aher, pernah mengatakan, tahun 2018 air Sungai Citarum bisa diminum.

Penulis: Theofilus Richard | Editor: Yudha Maulana
TRIBUNJABAR.CO.ID/YONGKI YULIUS
Sampah menggunung di Sungai Citarum, Jalan Raya Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Sabtu (4/11/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan alias Aher, pernah mengatakan, tahun 2018 air Sungai Citarum bisa diminum.

Tetapi, kata Aher, ungkapan tersebut adalah cita-cita Aher ketika Sungai Citarum sudah kembali bersih.

"Kalau cerita Citarum, ke depan harus layak jadi air minum, itu kan cita-cita Saya ngomong begitu sebagai cita-cita," ujarnya ketika ditemui di Gedung Pakuan, Selasa (23/1/2018).

Ia mengatakan perkataan tersebut akhirnya diplesetkan banyak orang.

Baca: Anak Ini Memilih Mati agar Ayahnya Bahagia, Cerita Dibaliknya Bikin Air Mata Meleleh

Baca: Suami Tak Beri Kabar, Putri Titian Geram Saat Pergoki Junior Liem Main di Belakangnya, Ternyata. . .

Cita-cita tersebut, kata Aher tidak menjadi sebuah program kerja.

Perkataan tersebut juga kata Aher merupakan ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama memperbaiki Sungai Citarum yang dijuluki sungai terkotor di dunia.

"Kemudian malah menjadi isu kebohongan publik, padahal saya enggak pernah janji masuk program. Tapi saya mengatakan kalau tempat lain bisa, kenapa di sini enggak bisa?" kata Aher.


Aher mengatakan, ia berkomitmen untuk berkontribusi menyelesaikan permasalahan Sungai Citarum.

Ia juga berkoordinasi dengan Pangdam, Polda Jabar, masyarakat, dan pemerintah pusat untuk bersama memperbaiki Sungai Citarum.

"Kami berkomitmen untuk menjaga debit air Citarum, alirannya menjadi merata dari hulu ke hilir dimulai Januari sampai Desember dengan normalkan catchment area, DAS Citarum, menjaga nilai dengan cara tidak mengotori sama sekali," ujarnya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved