Puluhan Sapi Perah Mati Mendadak, UPTD Perbibitan Milik Dinas Peternakan Jabar Dijaga Ketat

Dokter hewan sudah mengambil sampel dari ternak yang mati dan saat ini dalam penelitian di laboratorium.

Puluhan Sapi Perah Mati Mendadak, UPTD Perbibitan Milik Dinas Peternakan Jabar Dijaga Ketat
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Sebanyak 22 ekor sapi perah tiba-tiba mati mendadak di kandang milik Unit Pelaksana Teknis Dinas Balai Perbibitan dan Pengembangan Inseminasi Buatan Ternak Sapi Perah Buni Kasih, Kecamatan Gekbrong, Rabu (17/1) pagi sekitar pukul 05.30 WIB. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.CO.ID, CIANJUR - Sebanyak 22 ekor sapi perah tiba-tiba mati mendadak di kandang milik Unit Pelaksana Teknis Dinas Balai Perbibitan dan Pengembangan Inseminasi Buatan Ternak Sapi Perah Buni Kasih, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, Rabu (17/1) pagi sekitar pukul 05.30 WIB. Belum diketahui penyebab matinya puluhan ternak milik Dinas Peternakan Provinsi Jawa Barat tersebut.

Dokter hewan sudah mengambil sampel dari ternak yang mati dan saat ini dalam penelitian di laboratorium.

Di lokasi peternakan sapi perah, penjagaan ketat dilakukan, hewan yang mati masih diisolir sementara hewan yang masih hidup terpaksa dikarantina. Sapi perah yang mati mendadak tersebut rata-rata berumur kurang dari setahun.

Hidup disekat-sekat, satu sekat terdapat lima ekor sapi perah. 

Kejadian yang cukup mengagetkan pegawai Balai Perbibitan sapi perah ini pertama kali diketahui oleh Miftah (30) penjaga kandang saat memeriksa kandang pada pagi hari.

Baca: Usai Vakum Selama Dua Dekade, HAPMI Jabar Kembali Bergeliat

Ia melihat beberapa ekor sapi perah sudah terkapar tak beraturan di lantai kandang. Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke balai.

"Penjaga kandang yang melihat pertama kali puluhan sapi perah tersebut terkapar. Saya mendapat kabar sekitar pukul 07.00 WIB," ujar Rusli Subhan, Petugas Inseminator UPTD Balai Perbibitan dan Pengembangan Inseminasi Buatan Ternak Sapi Perah Buni Kasih, saat ditemui di kantornya, Rabu (17/1/2018).

 Ia mengatakan hingga sore, penjagaan ketat dilakukan di sekitar kandang yang tadinya diisi oleh sapi yang berumur satu tahun tersebut.
Belakangan diketahui ada tiga kelompok kandang di lokasi balai. Lokasi kandang yang puluhan sapi perahnya mati mendadak langsung dikosongkan. Hewan yang masih selamat dikarantina dengan pengawasan ekstra.

Halaman
123
Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved