Lantai Gedung BEI Ambrol
Pascainsiden, Proses Perdagangan di BEI Tetap Berjalan Normal
Proses transaksi dan setelmen transaksi berjalan normal. Tidak ada gangguan listrik dan jaringan. Sistem JATS, E-CLEARS dan C-BEST berjalan normal
Penulis: Siti Fatimah | Editor: Yudha Maulana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah
TRIBUNJABAR. CO. ID, BANDUNG- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan proses perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia tetap berjalan normal meski selasar di Gedung BEI Jakarta runtuh pada Senin (15/1/2018) siang kemarin.
Deputi Komisioner Manajemen Strategis dan Logistik OJK Anto Prabowo mengatakan telah berkoordinasi dengan Direksi Bursa Efek Indonesia dan meminta agar segera dilakukan investigasi penyebab kejadian tersebut.
Baca: Luhut: Tangani Sungai Citarum, Pemerintah Tidak Akan Buat Birokrasi Panjang bagi Pemberi Kritikan
"Proses transaksi dan setelmen transaksi berjalan normal. Tidak ada gangguan listrik dan jaringan. Sistem JATS, E-CLEARS dan C-BEST berjalan normal," kata Anto dikutip Tribun Jabar dari siaran pers OJK, Selasa (16/1/2018).
Cerita Korban Runtuhnya Selasar di Gedung BEI: Ada Bunyi Retakan, Lantai yang Kami Injak Ambruk https://t.co/BW1vVReuoX via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) January 16, 2018
Selain itu, katanya, sistem informasi di BEI juga tetap berjalan normal, sehingga proses transaksi dan setelmen transaksi berjalan seperti biasa. Dengan kondisi tersebut, manajemen BEI tetap melanjutkan perdagangan sesi II sesuai dengan waktu normal.
Sebelumnya, dalam insiden tersebut puluhan mahasiswa dan karyawan OJK mengalami luka-luka akibat ambrolnya lantai di selasar Gedung BEI. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/korban-balon-gedung-bei-ambruk_1_20180115_132700.jpg)