Dari Rumah Jadi Pocong, Sampai Stadion GBLA Gagal Nonton Persib, Penyebabnya Bikin Prihatin
Kain putih dililitkan di badannya selayaknya kain kafan. "Sudah jadi pocong dari Majalaya. Selama perjalanan sudah memakai kostum," ujarnya.
Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi | Editor: Kisdiantoro
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Fidya Alifa
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Ada tokoh mistis di antara lautan biru bobotoh Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Ada pocong yang berdiri di antara bobotoh yang tengah mengantre untuk memasuki stadion.
"Bingung nggak bisa masuk stadion," ujar Fauzi Hanafiah (16), sosok di balik kostum pocong, kepada Tribun Jabar, Selasa (16/1/2018).
Fauzi tidak bisa masuk ke stadion karena tiket yang ia beli ternyata tidak berlaku.
Penggemar Billy Keraf ini membeli tiket dari calo tetapi tiket tersebut dicoret pada bagian barcode sehingga tidak berlaku.
Padahal Fauzi selalu menemani Persib Bandung di pertandingan-pertandingannya.
Muka Fauzi diberi bedak dingin dan matanya diwarnai hitam.
Untuk berdandan seperti pocong, Fauzi membutuhkan waktu kurang dari setengah jam.
Fauzi berangkat dari Majalaya bersama temannya menggunakan motor.
Cerita Korban Runtuhnya Selasar di Gedung BEI: Ada Bunyi Retakan, Lantai yang Kami Injak Ambruk https://t.co/BW1vVReuoX via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) January 16, 2018
Kain putih dililitkan di badannya selayaknya kain kafan.
"Sudah jadi pocong dari Majalaya. Selama perjalanan sudah memakai kostum," ujarnya.
Setiap menonton pertandingan Persib, Fauzi selalu berkostum pocong.
"Saat kelas satu SMP saya mau paling beda di antara penonton jadi memakai kostum pocong," kata pelajar kelas satu SMA ini.
Ia juga ikut berjoget bersama bobotoh lainnya yang ada di tribun meskipun tangannya sulit digerakkan.
Kadang-kadang ketika pertandingan berlangsung, pemain Persib mengacungkan jempolnya ke arah Fauzi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/fauzi-mengenakan-kostum-pocong_20180116_175039.jpg)