Breaking News:

Perusahaan Dirgantara Asal Turki Sambangi PT Dirgantara Indonesia untuk Bekerja Sama

Pesawat N219 merupakan pesawat buatan PTDI, dikabarkan ada banyak negara yang tertarik membeli pesawat ini, satu di antaranya adalah Turki.

Penulis: Theofilus Richard | Editor: Jannisha Rosmana Dewi
TRIBUNJABAR.CO.ID/THEOFILUS RICHARD
Dirut PT Dirgantara Indonesia, Elfien Guntoro (kiri), dan Presiden Turkish Aerospace Industries, Temel Kotil (kanan) di hanggar PTDI, Senin (15/1/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - PT Dirgantara Indonesia (PTDI) kedatangan tamu dari Turki, Turkish Aerospace Industries (TAI), Senin (15/1/2018).

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka menindaklanjuti kerja sama antara dua perusahaan tersebut.

"Kita (TAI dan PTDI) telah menandatangani MoU kesepakatan kerja sama bulan lalu. Fasilitas di sini merupakan satu di antara yang terbaik di Asia," ujar Presiden dan CEO TAI, Temel Kotil, di hanggar PTDI.

Pertemuan antara PTDI dan TAI awalnya dilaksanakan di Ruang Rapat Paripurna GPM Lantai 9.

Kemudian, sekira pukul 10.00 WIB, rombongan dari TAI di antar ke hanggar PTDI.


Di dalam hanggar tersebut terdapat pesawat N219 yang menjadi bagian dari kesepakatan kerja sama.

Dalam kesempatan tersebut, Temel Kotil yang mengenakan jas warna biru tua melihat bagian eksterior dan interior pesawat.

Ia pun mencoba duduk di bagian kokpit pesawat.

"Nice cockpit (kokpit yang bagus)," ujarnya.

Pesawat N219 merupakan pesawat buatan PTDI yang pertama kali terbang pada Agustus 2017.

Dikabarkan ada banyak negara yang tertarik membeli pesawat ini, satu di antaranya adalah Turki.

Selain meninjau N219, TAI juga berencana bekerja sama dalam pengembangan pesawat CN235 dan UAV.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved