Breaking News:

Korban Miras Oplosan Bertambah Satu, Sembilan Nyawa Melayang

Sementara untuk dua orang lainnya kata Rusdy, hingga saat ini masih dalam perawatan intensif di Kilinik Mitra Sehat Padalarang.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Yudha Maulana
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Polisi memeriksa miras yang ditenggak hingga menewaskan 9 orang di Padalarang 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.CO.ID, CIMAHI - Korban tewas akibat pesta minuman oplosan di Desa Cimerang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, bertambah menjadi sembilan orang.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Cimahi, AKBP Rusdy Pramana Suryanagara di Mapolres Cimahi, Jalan Amir Mahmud, Kota Cimahi, Senin (8/1/2018).

"Sebelumnya korban tewas delapan orang, bertambah menjadi sembilan orang yang tewas," katanya.

Sementara untuk dua orang lainnya kata Rusdy, hingga saat ini masih dalam perawatan intensif di Kilinik Mitra Sehat Padalarang.

Baca: Kronologi Pembuatan Video Mesum Perempuan Dewasa dengan Bocah, Ternyata Sang Bocah Sempat Menolak

Ia mengatakan, korban yang bertambah tersebut yakni warga Cililin insial Z.

Menurut Rusdy, minuman oplosan yang diminum para korban tersebut bukan termasuk minuman keras, karena tidak terdapat kandungan miras didalamnya.

"Itu racikan, alkohol, Na2S203 (hydro), H202 (peroksida) NaCLO (byclin), NaOH (caustyc) dan scopinos (sabun) di campurkan," katanya.

Bahan-bahan itu, lanjut Rusdy, yang biasa digunakan untuk membersihkan mesin yang ada di dalam pabrik tersebut.

Baca: Pelari Usain Bolt Berambisi Jadi Bagian Manchester United?

Para korban yang tewas itu merupakan karyawan di sebuah pabrik yang berada di Kawasan Industri Batujajar.

Pesta minuman oplosan itu dilakukan di luar pabrik pada Kamis, (4/1/2018).

Sebelumnya, korban tewas, W alias Wakwaw (19) warga Cangkorah Batujajar, A alias AAB warga Tasikmalaya, AI warga Sasak Naneuh Cimerang, M alias DRAF warga Cimerang, MA warga Cijeungjing, W alias Carli warga Cimerang, Y warga Cimerang, UW (19) dan dua korban yang masih dirawat secara intensif di rumah sakit DAN (20) warga Cimerang dan SH (20) warga Cijeungjing Kertamulya.

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved