Selasa, 7 April 2026

Korban Tewas Tersambar Kereta di Purwakarta, Diduga Tak Mendengar Suara Datangnya Kereta Api

Korban tewas di tempat setelah kepalanya luka parah tersambar KA Ciremai Ekspres dari arah Bandung menuju Jakarta.

Penulis: Haryanto | Editor: Ichsan
TRIBUNJABAR.CO.ID/HARYANTO
Tempat kejadian perkara tewasnya Saryad (70) akibat tersambar Kereta Api Ciremai dari arah Bandung, Sabtu (6/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.CO.ID, PURWAKARTA - Korban meninggal dunia akibat tertabrak kereta api di perlintasan KA KM 104 Purwakarta diketahui seorang pemulung bernama Saryad (70).

Korban diketahui beralamat Kampung Bongas Kidul RT 20/08 Desa Kertajaya, Kecamatan Pasawahan, Purwakarta.

Kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (6/1/2018) pagi di perlintasan kereta Kampung Simpang RT 23/03 Kelurahan Nagri Kidul, Purwakarta.

Baca: Mau Tahu Soal Batik Cirebon? Datang Saja di Sanggar Batik Katura di Desa Trusmi

Korban tewas di tempat setelah kepalanya luka parah tersambar KA Ciremai Ekspres dari arah Bandung menuju Jakarta.

Menurut keterangan pihak kepolisian, korban tertabrak diduga tidak mendengar kereta yang akan melintas.


"Korban diduga tidak mendengar sewaktu KA melintas, karena faktor usia (pikun)," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Yusri Yunus melalui pesan WhatsApp.

Selanjutnya, korban langsung dibawa ke RSUD Bayu Asih, Purwakarta oleh pihak kepolisian setempat.

Pada keterangan tersebut, diketahui keluarga korban menyadari kejadian tersebut merupakan sebuah musibah.

Oleh karena itu keluarga korban keberatan dilakukan autopsi terhadap tubuh korban, dan memutuskan untuk segera dimakamkan.


Akibat peristiwa itu, sempat terjadi kemacetan arus lalu lintas di Jalan Kapten Halim dari kedua arah.

Diketahui, lokasi kejadian berdekatan dengan pintu perlintasan kereta api dan juga pemukiman warga.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved