Selasa, 14 April 2026

Penasaran Bagaimana Gurih dan Renyahnya Intip Khas Cirebon? Ini Resep dan Cara Pembuatannya

Dalam bahasa Jawa Cirebon, intip berarti kerak. Ya, karena camilan tersebut dibuat dari kerak yang dihasilkan saat menanak nasi secara konvensional.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUN JABAR/AHMAD IMAM BAEHAQI
Adonan intip yang sudah matang dan siap dinikmati. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi 

TRIBUNJABAR.CO.ID, CIREBON - Intip adalah camilan yang berasal dari Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon.

Dalam bahasa Jawa Cirebon, intip berarti kerak. Ya, karena camilan tersebut dibuat dari kerak yang dihasilkan saat menanak nasi secara konvensional.

Bagi Anda yang ingin membuat intip di rumah, berikut resep dan cara pembuatannya yang dirangkum Tribun Jabar dari buku "KULINER TRADISIONAL CIREBON: Khasanah Makanan Khas" yang diterbitkan Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (DKOKP) Kota Cirebon.

Baca: Rahasia di Balik Biskuit Oreo, Mulai dari Salib Lorraine hingga Daun Semanggi

Bahan utama:

Intip atau kerak nasi liwet

Bahan-bahan bumbu:
1. Kelapa 2 butir
2. Bawang putih 1 kg
3. Bawang merah 250 gram
4. Ketumbar 1 ons
5. Garam 250 gram
6. Gula pasir 4 kg

Adonan intip kering setelah dijemur dan siap dimasak.
Adonan intip kering setelah dijemur dan siap dimasak. (TRIBUN JABAR/AHMAD IMAM BAEHAQI)

Cara pembuatan:
1. Kerak nasi dijemur hingga kering di bawah sinar matahari.
2. Dua butir kelapa dibuat santan kemudian dicampur air 4 liter.
3. Bawang putih, bawang merah dan ketumbar dihaluskan.
4. Campurkan ke dalam air santan secara perlahan sambil diaduk-aduk agar  tercampur rata. Selanjutnya tambahkan garam dan gula pasir.
5. Intip yang telah kering setelah melalui prose penjemuran digoreng dengan minyak goreng hingga seluruh adonan intip tenggelam. Peroses penggorengan memerlukan waktu kira-kira 10 menit.
6. Olesi seluruh permukaan kerak nasi yang telah digoreng matang dengan campuran air bumbu secara merata. Disarankan mengolesi intip dengan daun pisang yang disuwir seperti serabut atau lidi dari daun kelapa yang masih muda.
7. Setelah diolesi bumbu, tunggu hingga bumbu mengering dan meresap ke dalam adonan intip.
8. siap disantap atau disimpan untuk dinikmati nanti.





Intip asin:
Untuk resep intip asin cukup tidak menambahkan gula dan ketumbar ke dalam bumbunya.
Namun, ada juga resep intip asin yang menyarankan menggunakan ketumbar, Anda hanya tidak menambahkan gula ke dalam bumbunya.
 

Sekilas intip memang mirip rengginang. Namun, bumbu rempahnya yang melekat membuat intip lebih gurih dan renyah.

Selain itu, intip juga bisa tahan hingga dua - tiga minggu.

Penjual intip banyak dijumpai di sekitar  Komplek Makam Sunan Gunung Jati, Desa Astana, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon.

Rata-rata intip dijual seharga Rp 45 ribu per kilogram. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved