Terlewat Supermoon Dini Hari Tadi? Tenang, Anda Masih Bisa Menikmatinya di Akhir Bulan Januari

Malam ini akan terjadi fenomena langit yang sangat cukup langka yakni Supermoon.

Terlewat Supermoon Dini Hari Tadi? Tenang, Anda Masih Bisa Menikmatinya di Akhir Bulan Januari
The Atlantic
Ilustrasi 
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin
TRIBUNJABAR.CO.ID, LEMBANG - Di awal tahun 2018 ini, masyarakat Indonesia disuguhkan oleh fenomena Supermoon.
Fenomena tersebut terjadi karena Bulan berada pada titik terdekatnya dengan Bumi, sehingga ukurannya nampak jauh lebih besar.
Mochamad Irfan Peneliti dari ITB di Observatorium Bosscha Lembang mengatakan, piringan bulan tampak lebih besar karena jarak terdekat bulan ke bumi mencapai 356.573 kilometer sehingga luas penampang piringan bulan saat Supermoon lebih besar 25 persen dibanding hari biasa.
Fenomena Super Moon terjadi pada Selasa (2/1/2018), dini hari, yakni pada pukul 04.48 WIB.
Sedangkan puncak purnama terjadi lima jam berikutnya pada pukul 09:24 WIB. 
"Luas penampang piringan bulan saat fenomena supermoon ini akan lebih besar 20-25 persen dibanding rata-rata purnama. Dan jauh lebih terang dibanding purnama biasanya," ujar Irfan di Bosscha, Kamis (28/12/2017). 
 
Uniknya, fenomena Supermoon ini akan terjadi dua kali di bulan Januari.
Super Moon berikutnya akan terjadi pada akhir bulan Januari.
Pada 30 Januari 2018, pukul 16.56 WIB, Bulan berada di jarak 358.993 km.
Pada saat itu ukuran Bulan akan lebih besar, dan akan lebih terang dari biasanya.
Hal yang sama terjadi 29,5 jam berikutnya, pada 31 Januari pukul 20.26 WIB.
Uniknya, kata Irfan, pada 31 Januari nanti Supermoon bertepatan dengan Bluemoon (purnama kedua) dan gerhana bulan total," tuturnya.
Waspada Banjir Rob!
Bersamaan dengan fenomena supermoon ini, BMKG memperingatkan bagi warga di sekitar pesisir pantai.
Sebab, dikhawatirkan terjadi peningkatan pasang air laut maksimum.
Pasang maksimum ini diperkirakan bisa mengakibatkan Banjir rob dari pasangnya air laut yang menggenangi daratan. Kondisi tersebut diprediksikan terjadi antara 1-4 Januari 2018 dan 29 Januari-2 Februari 2018.

Fenomena Supermoon merupakan fenomena astronomi alami.
Peristiwa ini terjadi pada jarak terdekat Bulan dan Bumi.
Pada saat Supermoon ini, Bulan akan 8 lebih besar 14% dan lebih terang sekitar 30% dari ukuran saat purnama biasa.
 
 
Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved