Dampak Supermoon Kemungkinan Berpengaruh pada Kondisi di Pesisir Jawa Barat

Prakirawan BMKG Bandung, Kurniadi, mengatakan, dampak fenomena supermoon yang terjadi pada awal tahun dan di akhir Januari 2018 . . .

Dampak Supermoon Kemungkinan Berpengaruh pada Kondisi di Pesisir Jawa Barat
The Atlantic
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Prakirawan BMKG Bandung, Kurniadi, mengatakan, dampak fenomena supermoon yang terjadi pada awal tahun dan di akhir Januari 2018, kemungkinan akan berpengaruh ke wilayah pesisir Jawa Barat.

Hal itu dikatakannya saat dihubungi Tribun Jabar melalui pesan singkat, Selasa (2/1/2018).

"Kemungkinan ada (pengaruhnya ke pesisir Jawa Barat)," ujarnya.

Pengaruh yang dimaksud, sambungnya, adalah kemungkinan terjadi pasang naik air laut.

Baca: BREAKING NEWS! Korban Jiwa Akibat Makan Tape Beracun Bertambah Satu Orang

"Bisa jadi pasang naik air laut menjadi lebih tinggi daripada biasanya," kata Kurniadi.

Namun, pihaknya belum dapat memprediksi tingkat kenaikan air laut yang kemungkinan akan terjadi.

BMKG pusat, melalui siaran pers, mengimbau masyarakat di sekitar pesisir pantai tetap waspada dan siaga terhadap peningkatan pasang air laut maksimum yang dapat mengakibatkan terjadinya Banjir ROB (genangan air laut di daratan).


Kondisi tersebut diprediksi terjadi antara 1-4 Januari 2018 dan 29 Januari 2018-2 Februari 2018.

Sebagai informasi, fenomena supermoon merupakan fenomena astronomi yang alamiah biasa terjadi dengan selisih waktu terdekat antara Bulan dalam fase purnama dan Bulan berada di perigee.

Pada saat supermoon ini, Bulan akan lebih besar 14 persen dan lebih terang sekitar 30 persen dari ukuran saat purnama biasa/apogee (Bulan di dekat titik terjauhnya dari Bumi). (*)

Penulis: Yongky Yulius
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved