Rabu, 8 April 2026

Perbaikan Jalan yang Terkena Longsor di Kawasan Dago Atas Menyebabkan Kemacetan

Arus lalu lintas di sekitar lokasi longsor tampak macet, terutama di akses jalan menuju ke arah Jalan Ir H Djuanda yang tertimpa longsor.

Penulis: Ery Chandra | Editor: Jannisha Rosmana Dewi
TRIBUNJABAR.CO.ID/ERY CHANDRA
Suasana perbaikan jalan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung di Jalan Ir H Djuanda, Dago Atas, Kampung Cirapuhan, Kota Bandung, Senin (1/1/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Bencana longsor terjadi di Jalan Ir H Djuanda, Dago Atas, Kampung Cirapuhan, Kota Bandung, pada Minggu (31/12/2017). sekira pukul 16.00.

Sisa bencana longsor tersebut kini tengah diperbaiki oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung, Senin (1/1/2018).

Dari pantuan Tribun Jabar di lokasi, terlihat sekira puluhan orang tengah mengerjakan perbaikan di bagian bahu jalan yang terkena longsor.

Arus lalu lintas di sekitar lokasi longsor tampak macet, terutama di akses jalan menuju ke arah Jalan Ir H Djuanda yang tertimpa longsor.

Petugas pun menerapkan pengaturan jalan satu arah untuk mengurangi kemacetan.

Menurut seorang Staf Pengawasan dari Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung, Asep Suryana (49), ia mengatakan bahwa perbaikan di daerah akibat longsor dimulai sejak pukul 06.00.

"Kirmirnya (tembok penahan tanah) yang diperbaiki. Dibantu oleh 15 orang petugas. Yang dikerjakan adalah pinggirnya digali kemudian ditimbun dengan tanah lalu ditopang dengan besi," ujar Asep.


Asep menyebutkan bahwa bahan-bahan yang digunakan untuk memperbaiki bagian bahu jalan yang ambles karena longsor tersebut antara lain, besi, pasir beton, batu setengah, semen, batu fondasi, dan kayu.

"Bagian yang ambles akan ditimbun terlebih dahulu dan diratakan sejajar dengan bahan yang ada," kata Asep.

Asep menuturkan terdapat sedikit kendala saat memperbaiki bagian rusak di ruas jalan yang terkena longsor, yaitu kemacetan.

"Agak terganggu karena sambil mengerjakan juga. Mudah-mudahan selesainya biar cepat saja. Takutnya hujan saja nanti, kata dia.

Untuk ke depannya, Asep berharap untuk pengerjaan galian tanah, bagian penutupnya harus dicor.

Pasalnya, jika fondasi penutup galian tidak dicor, pinggiran jalan dapat menjadi terkikis dan menyebabkan longsor.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved