Jumat, 24 April 2026

Nikmatnya Sate Kelinci Pa Sapri yang Menggoyang Lidah

Tak hanya sate ayam, kambing, dan sapi, Lembang Juga terkenal sebagai penghasil olahan sate kelinci yang menggoyang lidah.

Penulis: Fasko dehotman | Editor: Yudha Maulana
Tribun Jabar/Fasko Dehotman
Tampilan depan Warung Sate Kelinci Pa Sapri di kawasan Jalan Raya Lembang, Kabupaten Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Fasko Dehotman

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Kawasan Lembang tidak hanya sekedar menawarkan kekayaan wisata alam saja.

Namun, wilayah yang terkenal dengan legenda Tangkuban Perahu ini turut menghadirkan beragam wisata kuliner di dalamnya.

Satu di antaranya yang tidak asing di lidah masyarakat adalah kuliner sate.

Tak hanya sate ayam, kambing, dan sapi, Lembang Juga terkenal sebagai penghasil olahan sate kelinci yang menggoyang lidah.

Sajian sate Kelinci khas Warung Sate Kelinci Pa Sapri yang makyus pisan.
Sajian sate Kelinci khas Warung Sate Kelinci Pa Sapri yang makyus pisan. (Tribun Jabar/Fasko Dehotman)

Kuliner Bandung yang berbahan dasar daging kelinci ini, memiliki tekstur yang hampir sama dengan daging ayam.

Baca: ICMI Muda Kecewa Keputusan MK, Desak DPR dan Jokowi Antisipasi Penyebaran Idiologi LGBT

Hanya saja citarasa daging kelinci lebih kenyal jika dibandingkan dengan daging ayam.

Untuk membuat sate kelinci ini tidaklah mudah, namun dengan pengolahan yang tepat tentunya membuat daging kelinci ini menjadi lezat.

Bila Anda bertandang ke kawasan Jalan Raya Lembang, Anda akan menemui satu warung yang khusus menjual sate kelinci.

Warung yang dimaksudkan itu adalah Warung Sate Kelinci Pak Sapri yang berlokasi di Jalan Jalan Raya Lembang KM 12, Kabupaten Bandung Barat.

Lokasinya dekat dari Farm House Susu Lembang dan Griya Batik Bandung.

Warung Sate Kelinci Pak Sapri mudah dikenali dari plang yang bergambar kelinci dengan tulisan "Warung Sate Kelinci Pa Sapri" pada bagian depan warungnya.

Selain itu, di sini juga terdapat tempat parkir yang cukup luas. Jadi anda tidak perlu khawatir bagi Anda yang bawa kendaraan mobil dan motor.

Baca: Potret Keluarga Personel Damkar Kota Bandung, Anak Datang ke TKP hingga Tolong Tetangga yang Cedera

Untuk menjajakan sate kelincinya, Warung Sate Kelinci Pa Sapri hanya menempati bangunan sederhana dengan sentuhan tradisional Sunda.

Bahkan, di bagian dalam interior Warung Sate Kelinci Pa Sapri juga dipercantik oleh balutan anyaman bambu yang menghiasi setiap sudut ruangannya.

Di bagian dalamnya juga terdapat meja panjang dan bangku plastik yang muat hingga 20 orang.

Nah, untuk area favoritnya, terdapat di bagian ruang belakang berupa tempat makan berkonsep lesehan.

Di area itu, Anda dapat bersantap ria sembari menikmati suasana lesehan yang nyaman dengan karakteristik ala Sunda.

Tempat area lesehan ini juga dirasakan lebih terang, sehingga cocok untuk dijadikan spot foto bagi pengunjung yang eksis.

Warung Sate Kelinci Pa Sapri menyediakan dua varian menu sate kelinci, di antaranya adalah sate daging kelinci dan sate penyet kelinci.

Namun dari dua menu tersebut, sate daging kelinci lah yang paling banyak dipesan pengunjung.

Dari segi rasa, olahan Sate Kelinci Pa Sapri ini tidak perlu di ragukan lagi.

Potongan daging kelinci yang diselimuti kuah kental berwarna cokelat kehitaman, seakan merayu untuk segera disantap.

Baca: BREAKING NEWS! Alami Luka Serius di Bagian Kepala, Pria Ini Tewas Tersambar Kereta di Jl Sumatera

Sedangkan bumbu yang dituangkan di atas sate daging kelinci ini hanya berupa bumbu kacang biasa dengan potongan timun, tomat, dan cabe rawit.

Agar menambah kenikmatannya, Anda bisa memesan sate kelinci yang ditambahkan bumbu kacang atau bumbu kecap. Tidak lupa juga menambahkan nasi putih.

Selain sate kelinci, warung ini juga menawarkan menu olahan daging kelinci lainnya, yakni gulai kelinci, sop kelinci, daging kelinci goreng, dan paha kelinci.

Sapri (54) Pemilik dari Warung Sate Kelinci Pa Sapri, menuturkan, awal mula mengelola warung ini sejak 1999.

Pria paruh baya ini tahu betul mengolah daging kelinci yang awalnya amis menjadi menu sate yang sangat nikmat.

Sapri mengaku, tertarik berjualan sate kelinci karena memiliki sejumlah manfaat yang baik untuk stamina dan kesehatan.

"Selain meningkatkan stamina, daging kelinci juga bagus buat mengobati penyakit asma," ujar Sapri kepada Tribun Jabar, Sabtu (30/12/2017).

Sapri mengatakan, kebanyakan pengunjung yang mencicipi sate kelinci buatannya adalah wisatawan asal luar Jawa Barat.


"Yah berhubung letak warung ini di jalur lintas wisata, hal yang wajar jika banyak wisatawan asal Jakarta yang sudi mampir ke sini," kata Sapri.

Dalam seharinya, Sapri mampu menghabiska 40 kilogram daging kelinci.

"Tapi, saat musim liburan atau lebaran, sate kelinci buatan saya bisa habis hingga kurang lebih 80 kg daging kelinci," ujar Sapri.

Bagi Anda yang tertarik mencicipinya, satu porsi sate daging kelinci dihargai Rp 30.000 saja. Sedangkan menu daging kelinci lainnya dihargai Rp 25.000-Rp 30.000.

Jam operasional Sate Kelinci Pa Sapri dibuka setiap hari selama 24 jam non stop

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved