Evaluasi Camat dan Lurah, Ridwan Kamil Soroti PIPPK

Satu di antara yang menjadi sorotan adalah mengenai Program PIPPK (Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan).

Penulis: Theofilus Richard | Editor: Dedy Herdiana
Tribun Jabar/Theofilus Richard
Pembagian raport camat dan lurah oleh Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, di sebuah hotel di Jalan Cipaku, Bandung, Rabu (27/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Dalam pembagian rapor lurah dan camat, Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, mengevaluasi kinerja lurah dan camat, di sebuah hotel di Jalan Cipaku, Kota Bandung, Rabu (27/12/2017).

Satu di antara yang menjadi sorotan adalah mengenai Program PIPPK (Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan).

"PIPPK ada catatan, ukurannya uang. Anggaran yang sudah dianggarkan harus terserap," ujar pria yang akrab disapa Emil itu.

Ia menyebut penyerapan anggaran PIPPK hanya 50 persen.

Baca: Pencarian 6 Korban Tenggelam di Bendungan Cirata Dihentikan, Kecuali Ada Hal Ini Bisa Dicari Lagi

Menurut Emil, hal itu membuktikan jika lurah menjalankan program tersebut tidak serius dan berprinsip 'yang penting selesai'.

Ia juga mengatakan Program PIPPK juga seharusnya melibatkan warga.

Gagasan mengenai pemanfaatan dan PIPPK harus datang dari tingkat RW.


"Itu mengindikasikan Bapak berpedoman 'yanh penting taret tercapai'. PIPPK itu supaya warga berdaya bukan lurah bikin proyek. Tolong perbaiki metode aspirasinya," kata Emil kepada lurah yang hadir.

Emil juga melihat lonjakan pemanfaatan dana PIPPK justru terjadi pada akhir tahun.

Seharusnya, kata Emil, Program PIPPK berjalan dari awal hingga pertengahan tahun.

"Jangan dipepet. Kalau anggaran dipepet, berarti Bapak Ibu (lurah) tidak merencanakan administrasi secara cermat," kata Emil.

Pada tahun ini, Pemkot Bandung menganggarkan Rp 200 Miliar untuk program PIPPK.

Program ini bertujuan memeratakan pembangunan.

Melalui program ini, Emil berharap warga di tingkat RW, bisa memanfaatkan dana PIPPK untuk pembangunan di wilayahnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved