VIDEO : Hati-hati ! Saat Melintasi Jalan Kamojang, Banyak Tanjakan Curam
Bagi masyarakat yang akan melintasi Jalan Kamojang, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, diimbau untuk . . .
Penulis: Hakim Baihaqi | Editor: Dedy Herdiana
Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Bagi masyarakat yang akan melintasi Jalan Kamojang, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, diimbau untuk memeriksa kembali kondisi kendaraan.
Jalur alternatif penghubung Kabupaten Bandung dengan Kabupaten Garut ini terkenal memiliki beberapa tanjakan curam.
Tanjakan paling curam di Jalan Kamojang yakni tanjakan di Kampung Patrol, Desa Ibun, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung.
Berdasarkan pantauan Tribun Jabar, Minggu (24/12/2017), tanjakan tersebut terdapat beberapa kelokan yang memiliki kemiringan hingga 60 derajat.
Baca: Sekarang Kuliah Jauh-jauh di Luar Negeri, El Rumi Ternyata Punya Cita-cita Bikin Ngakak saat TK
Tampak terlihat pengendara roda dua dan empat mengalami kesulitan saat melintasi tanjakan tersebut.
Akibatnya ada sejumlah kendaraan yang tak kuat mendaki dan kendaaran tersebut mogok seketika.
Suhardi, seorang pengendara kendaraan roda empat mengatakan, jalan tersebut memang benar membuat dirinya harus ekstra hati-hati.
Ayah Taqy Malik Bongkar Kronologi Awal Perkenalan Anaknya dengan Salmafina: Fans dan Mimpi Soal Taqy https://t.co/5uALiIYmqm via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) December 24, 2017
"Meski telah berhati-hati, tetap saja kendaraan mati dan terpaksa penumpang didalam mobil harus turun," kata Suhardi warga Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, di lokasi tanjakan.
Suhardi mengatakan, penyebab kendaraan tersebut mogok secara mendadak dikarenakan kondisi mesin panas.
"Muncul asap dari bagian mesin kendaraan," ujarnya.
Kapolsek Ibun, Iptu Asep Dedi, mengatakan ,penyebab kendaraan mogok yaitu kurangnya pemamahan pengendara terhadap jalur tersebut.
"Kendaraan harus dipersiapkan sebelum melintasi jalur tersebut," ujarnya.
Asep mengatakan, bilamana pengendara dirasa tidak mampu melanjutkan perjalanan dimohon segera berhenti.
Ia menambahkan untuk libur akhir tahun kali ini, pihaknya telah menyediakan tempat-tempat untuk beristirahat.
"Masjid Agung dan Masjid Patrol telah disediakan sebagai rest area," ujarnya. (*)