Saat Malam Tahun Baru, Tempat Hiburan Malam di Bandung Dilarang Beroperasi Sampai Subuh

Tahun kemarin tetap sama. Ada toleransi lah misal sampai jam 12, mungkin bisa nambah. Kalau sampai subuh seperti itu tidak mungkin.

TRIBUN JABAR/MUHAMAD NANDRI PRILATAMA
Satpol PP Kota Bandung bersama petugas gabungan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke tempat hiburan malam karaoke, yakni Vegas atau Club de Vegas International Karaoke di kawasan Jalan Sukajadi, Selasa (3/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG- Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari, mengatakan, jam operasional tempat hiburan malam pada malam tahun baru kali ini sama seperti malam tahun baru yang lalu. Tempat hiburan malam hanya diperbolehkan beroperasi hingga pukul 02.00 WIB. Ini artinya dilarang buka sampai subuh.

"Seperti tahun kemarin, sesuai perda saja. Tahun sekarang baru dibahas," ujar Kenny, saat dihubungi Tribun, melalui sambungan telepon, Kamis (21/12/2017).

Baca: Dua Kali Gagal Cabut Jarum Pentul Lewat Tindakan Bronkoskopi, Irma Bakal Dibedah Toraks

Kenny menuturkan, sesuai Perda Kota Bandung Nomor 7 Tahun 2012 tentang penyelenggaran kepariwisataan memuat tentang jam operasional tempat hiburan malam di seluruh Kota Bandung.


"Tahun kemarin tetap sama. Ada toleransi lah misal sampai jam 12, mungkin bisa nambah. Kalau sampai subuh seperti itu tidak mungkin. Dilihat perda tempat hiburan atau diskotik enggak ada sampai subuh. Paling sampai jam duaan," kata Kenny.

Kenny mengatakan untuk jam pelaksanaan malam tahun baru 2018 harus sesuai ketetapan di perda. 

"Kasihan juga petugas kemanannya sampai ekstra bertugas. Masyarakat sekitar lewat jam 12 malam mau istirahat juga pertimbangannya," ujarnya.


Kenny menimbau kepada warga Kota Bandung yang bakal merayakan malam pergantian tahun agar bisa bersikap tertib. Terlebih pada momen itu akan banyak wisatawan dari luar yang berkunjung ke Kota Bandung.

"Namanya juga tuan rumah harus bersikap baik, toh tidak sering, dan kepada pengunjung harus tetap welcome karena kebanggaan masyarakat kalau Bandung masih banyak dikunjungi oleh para wisatawan," kata Kenny.

Sedangkan kepada wisatawan, Kenny berharap bisa memelihara kebersihan, kenyamanan, dan ketertiban. Selayaknya menganggap seperti di kota atau rumah sendiri.

Penulis: Ery Chandra
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved