Pasang Foto ''Hoax'', Anggota PPK Pameungpeuk Diancam Dipolisikan

Dalam unggahan di akun Facebook Hen Hadian Hadi, memasang foto yang bertuliskan "PDIP Tidak Butuh Suara Umat Islam".

Pasang Foto ''Hoax'', Anggota PPK Pameungpeuk Diancam Dipolisikan
Facebook
Capture Facebook akun Hen Hedian Hadi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.CO.ID, GARUT- Pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut geram soal unggahan anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang memasang gambar hoax di Facebook.

Dalam unggahan di akun Facebook Hen Hadian Hadi, memasang foto yang bertuliskan "PDIP Tidak Butuh Suara Umat Islam". 

Di bawah tulisan tersebut juga tercantum nama Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri.

Tertera juga lambang partai PDI di samping tulisan. Selain gambar PDI, di bagian paling bawah terdapat lambang beberapa partai yakni PKB, Golkar, PPP, Hanura, Nasdem, dan Perindo.


Pengurus DPC PDI Perjuangan Garut, Yudha Puja Turnawan, sangat menyayangkan adanya gambar hoax tersebut apalagi gambar itu diunggah oleh salah satu anggota PPK Pameungpeuk.

"Kami sangat prihatin dengan postingan anggota PPK ini. Besok akan kami rapatkan untuk mengambil sikap lebih lanjut. Bisa jadi kami laporkan," ujar Yudha saat dihubungi, Selasa (19/12/2017).

Awalnya Yudha belum mengetahui pemilik akun tersebut merupakan anggota PPK.

Baca: Melalui Unggahan di Instagram, Raphael Maitimo Pamit dan Resmi Hengkang Dari Persib Bandung

Pihaknya juga sempat menanyakan kepada Camat Pameungpeuk untuk memastikan pemilik akun itu. Usai ditelusuri, pemilik akun itu bernama Rohendi (52).

"Setelah ditelusuri, kami baru tahu jika yang bersangkutan itu anggota PPK. Di beberapa foto di FBnya, ada foto saat dia berkegiatan di KPU," katanya.


Yudha pun menyesalkan sebagai penyelenggara pemilu, Rohendi tak pantas mengunggah gambar hoax itu.

Unggahan itu diakui Yudha sudah jelas-jelas melanggar Undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) pasal 28 ayat 1. (*)

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved