Diduga Ada Preman dalam Proyek Rumah Deret, Begini Reaksi Pemkot Bandung

Pemkot Bandung menyesalkan terjadinya intimidasi yang dilakukan oleh oknum proyek rumah deret kepada warga serta awak . . .

Tribun Jabar/Isal Mawardi
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertamanan Kota Bandung, Arif Prasetya, di Balai Kota Bandung, Jumat (15/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isal Mawardi

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Pemkot Bandung menyesalkan terjadinya intimidasi yang dilakukan oleh oknum proyek rumah deret kepada warga serta awak media yang sedang melakukan peliputan.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertamanan Kota Bandung, Arif Prasetya, mengatakan Pemkot Bandung tidak pernah menggunakan jasa preman untuk memuluskan proyek rumah deret.

"Kami sangat menyesali (kejadian intimidasi). Saya tekankan, kami tidak pernah menggunakan preman," ujar Arif, Balai Kota, Kamis (14/12/2017).

Baca: Isu Ada Permen Mengandung Narkoba, BPOM Bandung: Belum Bisa Dikonfirmasi Kebenarannya

Arif juga mempertanyakan bagaimana bisa terdapat preman dalam penanganan proyek rumah deret. Ia mengatakan bahwa justru keberadaan preman, malah menghambat proses pembangunan rumah deret.

Ia mempersilakan wartawan untuk meliput proses pembangunan rumah deret.

Baginya, keterbukaan informasi kepada warga Bandung sangatlah penting.


Sebagai informasi, ketika beberapa wartawan termasuk reporter Tribun Jabar meliput proses pengeboran di RW 11 Tamansari pada minggu lalu, salah satu wartawan mendapatkan intimidasi dari oknum yang mengaku mantan warga RW 11.

Ia terlihat menggunakan ikat kepala bewarna merah serta kaos abu-abu. Dari gelagatnya, ia diduga sedang dalam keadaan mabuk.

"Ini dapur aing (saya), jadi kalian jangan ganggu dapur aing (saya)," ujar oknum tersebut kepada salah satu wartawan dengan membentak-bentak. (*)

Penulis: Isal Mawardi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved