Senin, 20 April 2026

Ada Pertempuran Palagan Ambarawa di Brigif Cimahi, Kodam III/Siliwangi Peringati Hari Juang Kartika

Upacara peringatan Hari Juang Kartika yang digelar Kodam III/Siliwangi dimeriahkan dengan drama teatrikal . . .

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUN JABAR/HILMAN KAMALUDIN
Teatrikal Pertempuran Palagan Ambarawa di Brigif, Kota Cimahi, digelar Kodam III/Siliwangi untuk memperingati Hari Juang Kartika, Jumat (16/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.CO.ID, CIMAHI - Upacara peringatan Hari Juang Kartika yang digelar Kodam III/Siliwangi dimeriahkan dengan drama teatrikal tentang pertempuran Palagan Ambarawa, di Brigade Infanteri (Brigif), Kota Cimahi, Jumat (15/12/2017).

Teatrikal itu menggambarkan peristiwa sejarah perlawanan rakyat dan tentara Indonesia terhadap Sekutu yang terjadi di Ambarawa, sebelah selatan Semarang, Jawa Tengah.

Dentuman suara tembakan semakin membuat suasana tampak seperti perang sungguhan.

Asap merah dan hijau serta teriakan 'Merdeka' dari pejuang Palagan Ambarawa, terlihat membangkitkan semangat juang untuk mengusir para penjajah atau sekutu.

Baca: Ternyata ini Tujuan Para Pemain Diklat Persib Ikut Berlatih Bersama Senior

Dengan membawa persenjataan sederhana seperti senapan, pejuang pejuang itu memperlihatkan pertempuran sengit.

Dalam drama teatrikal itu, digambarkan baik para pejuang maupun sekutu banyak yang meninggal dan tergeletak di lokasi pertempuran.

Pembina Mental Kodam III Siliwangi, selaku sutradara treatrikal Palagan Ambarawa, Kapten Inf Agus Wawan Purtiwan mengatakan, sebenarnya pertempuran Ambarawa itu terjadi pada tanggal 12-15 Desember 1945.


"Sebelumnya diawali dengan pertempuran pertempuran awal priode 12 Oktober - 5 Desember tahun 1945," ujar Kapten Inf Agus Wawan Purtiwan saat ditemui Tribun Jabar di Brigif, Kota Cimahi, Jumat (16/12/2017).

Dalam teatrikal tersebut, pihaknya menurunkan anggota Bintaldam Kodam III Siliwangi, Komunitas atau penggiat kesejarahan seperti Historia Van Bandung, Komunitas Jip Militer (KJM), Siswa SMK Kartika dan Personel dari Batalion.

"Kami mengambil tema ini karena biasanya kami menyelenggarakan kegiatan yang berkaitan dengan kedaerahan, seperti Bandung Lautan Api atau pertempuran pertempuran di Wilayah Jawa Barat," katanya.

Applaus dari para undangan dan peserta upacara mengapresiasi penampilan aksi treatrikal itu dan ratusan masyarakat tampak antusias untuk menyaksikan aksi tersebut. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved