Sejumlah Pedagang Pasar Cihaurgeulis Bandung Melakukan Konsolidasi

Didampingi Tim Ad Hoc, sejumlah pedagang Pasar Cihaurgeulis, Kota Bandung melakukan konsolidasi terkait rencana revitalisasi pasar . . .

ISTIMEWA
Didampingi Tim Ad Hoc, sejumlah pedagang Pasar Cihaurgeulis, Kota Bandung melakukan konsolidasi terkait rencana revitalisasi pasar, Kamis (14/12/2017) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Didampingi Tim Ad Hoc, sejumlah pedagang Pasar Cihaurgeulis, Kota Bandung melakukan konsolidasi terkait rencana revitalisasi pasar, Kamis (14/12/2017) siang.

Konsolidasi dilakukan sebagai bentuk tanggapan atas sebuah surat pemberitahuan yang diterima para pedagang.

Surat itu diduga berasal dari PD Pasar Kota Bandung yang isinya adalah pemberitahuan pembagian zonasi berdasarkan jenis komoditas.

Baca: Sudrajat Tak Gentar Meski Ada Catatan di Pilgub Jabar Cagub dari Militer Gagal

Surat itu telah diterima Tribun Jabar dari Sekretaris Tim Ad Hoc Pedagang Pasar Cihaurgeulis, Dadang Somantri, melalui pesan instan Whatsapp.

Pada surat, tertulis, bangunan pasar yang baru akan memiliki tiga lantai ditambah lantai dasar.

Lantai dasar adalah zonasi kuliner, lantai satu adalah zonasi komoditas basahan, lantai dua adalah zonasi komoditas kering, dan lantai tiga adalah zonasi fesyen.


Hasil konsolidasi untuk menanggapi isi surat itu, dikatakan Dadang Somantri, adalah, para pedagang pasar pada dasarnya setuju dengan rencana revitalisasi.

"Tapi para pedagang tetap teguh pada keinginan dan tuntutan sebelumnya," ujarnya melalui sambungan telepon seluler kepada Tribun Jabar, Kamis (14/12/2017) sore.

Para pedagang, lanjut Dadang, menginginkan ditempatkan di lantai dasar saja, menginginkan diberlakukannya hak pakai yang dicicil sesuai kemampuan pedagang, dan menolak dilakukannya peletakkan batu pertama serta dibangun tempat penampungan sementara sebelum ada kesepakatan antara para pedagang dan PD Pasar Kota Bandung.

Seandainya peletakkan batu pertama tetap dipaksakan untuk dilaksanakan sebelum adanya kesepakatan, dikatakan Dadang, pihaknya akan memanfaatkan kesempatan itu untuk melakukan dialog dengan PD Pasar ataupun Wali Kota Bandung Ridwan Kamil jika hadir di lokasi.

Namun, pihaknya mengaku akan menyambut baik jika peletakkan batu pertama dilakukan setelah ada kesepakatan antara kedua belah pihak. (*)

Penulis: Yongky Yulius
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved