Santri Pondok Buntet Pesantren Cirebon Dilatih Memanfaatkan Media Digital untuk Keperluan Dakwah
Relawan TIK Santri itu bertugas mengajarkan literasi digital kepada santri-santri di Indonesia.
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNJABAR.CO.ID, CIREBON - Dua ribu santri di Pondok Buntet Pesantren, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, dikukuhkan menjadi Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Santri.
Relawan TIK Santri itu bertugas mengajarkan literasi digital kepada santri-santri di Indonesia.
"Relawan TIK Santri yang dikukuhkan di Pondok Buntet Pesantren ini dijadikan contoh untuk pesantren lainnya di Indonesia," kata Fajar Eriyanto, Ketua Relawan TIK Pusat, saat ditemui di Festival Literasi Digital Pesantren di Pondok Buntet Pesantren, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Rabu (13/12/2017).
Dalam festival itu, para santri juga dilatih untuk memanfaatkan media digital secara positif dan sehat.
Fajar Eriyanto mengatakan, dakwah sah-sah saja meskipun dilakukan melalui media digital.
Santri pun, kata dia, harus berperan aktif untuk menyampaikan dakwah yang damai dan sejuk di dunia maya.
Para Relawan TIK Santri itu juga diharapkan bisa menularkan pemanfaatan media digital kepada santri lainnya.
"Di Festival Literasi Digital Santri itu, para santri Pondok Buntet Pesantren diajarkan untuk bisa membuat vlog, meme, live streaming dan sejumlah konten positif lainnya," kata Fajar.
Nantinya, kata Fajar, hasil karya digital santri itu akan dipublikasikan di dunia maya untuk menangkal berita hoaks.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/santri_20171213_215339.jpg)