Jumat, 10 April 2026

Oknum Wartawan Menuding SMAN 1 Cimahi Melakukan Pungutan Liar dan Memeras Pihak Sekolah

Oknum wartawan yang datang ke SMA Negeri 1 Cimahi mengancam akan memberitakan soal penyelewengan anggaran dan menuding telah melakukan pungutan liar.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Jannisha Rosmana Dewi
net
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.CO.ID, CIMAHI - Selain melakukan intimidasi dan ancaman, oknum wartawan yang datang ke SMA Negeri 1 Cimahi juga menuding pihak sekolah telah melakukan pungutan liar.

Kepala SMA Negeri 1 Cimahi, Dodi Sularto, mengatakan bahwa pihaknya dituding melakukan pengutan liar dengan cara menarik uang Dana Sumbangan Pendidikan (DSP) dan SPP kepada orang tua siswa.

"Lalu saya jelaskan, kalau DSP dan SPP itu masih boleh dipungut, yang tidak boleh itu kalau di tingkat dasar. Bahkan ada surat edaran dari gubernur sebagai legalitas. Akhirnya mereka minta surat itu, dan saya justru merasa yang jadi terdakwanya," ujar Dodi Sularto saat ditemui di SMA Negeri 1 Cimahi, Jalan Pacinan No 22A, Kota Cimahi, Rabu (13/12/2017).

Ia mengatakan, kejadian tersebut tak hanya terjadi kali ini, tetapi telah beberapa kali dialami oleh pihak sekolahnya.


Saat oknum wartawan pertama kali datang ke SMA Negeri 1 Cimahi, pihak sekolah mengaku sempat dimintai uang.

"Beberapa kali pernah, tapi pas awal-awal sempat dikasih karena tidak tahu, namun jumlahnya tidak seperti yang mereka minta," katanya.

Untuk kali ini, kata Dodi, beruntung mereka tidak sempat meminta uang, karena pihaknya tahu bagaimana cara menghadapi oknum wartawan tersebut.

Menurutnya, oknum wartawan yang datang ke SMA Negeri 1 Cimahi mengancam akan memberitakan soal penyelewengan anggaran dan menuding telah melakukan pungutan liar.

Namun, ujung-ujungnya mereka hanya meminta sejumlah uang sebagai uang "tutup mulut".

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved