Selasa, 2 Juni 2026

Dua Pasien Difteri di RSUD Bayu Asih Purwakarta Sudah Dapat 4 Vial Serum ADS

ADS adalah anti toksin dari virus penyebab difteri yakni bakteri Corynebacterium Diphtheriae‎ yang menyebar pada tubuh penderita difteri.

Tayang:
Penulis: Mega Nugraha | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Petugas RSUD Bayu Asih di ruangan isolasi, tempat dirawat dua pasien penderita difteri, Rabu (6/12). 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.CO.ID, PURWAKARTA - Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta sudah mendistribusikan anti toksin penyakit difteri yakni Anti Diphterie Serum (ADS) yang dibutuhkan pasien yang dirawat di RSUD Bayu Asih dan RS Siloam Purwakarta.

Sejak sepekan, terakhir, Dinkes Purwakarta sudah kehabisan ‎ADS karena persediaan yang ada sudah diberikan pada 29 pasien penderita diteri yang terjadi sejak Januari hingga kini.

"ADS sudah kami terima dari Pemprov Jabar dan sudah didistribusikan ke dua pasien di RS Bayu Asih dan RS Siloam," ujar Kepala Seksi Surveilan dan Imunisasi Dinkes Purwakarta, dr Eva Listya Dewi di Kantornya Jalan Veteran, Purwakarta Rabu (13/12).

Baca: Setya Novanto Mengaku Diare 20 Kali, Petugas Rutan: Cuma Dua Kali, Tidur Nyenyak dari Jam 20:00 WIB

Baca: Ayu Ting Ting Diduga Mabuk, Muncul Lagi Satu Bukti yang Bikin Netter Geram: Gimana Perasaan Nagita?

ADS adalah serum untuk menangkal penyebaran virus difteri di dalam tubuh.

Sederhananya, ADS adalah anti toksin dari virus penyebab difteri yakni bakteri Corynebacterium Diphtheriae‎ yang menyebar pada tubuh penderita difteri.

‎"Untuk dua pasien ini kami mendapat pasokan 8 vial untuk dua pasien masing-masing empat vial. satu vial berukuran 10 ribu Unit Internasional (UI). Satu pasien difteri membutuhkan sekitar 20 ribu UI hingga 100 ribu UI. Jadi yang sudah diberikan ke dua pasien masing-masing 40 ribu UI," kata Eva.

Seperti diketahui, sejumlah pasien terdiagnosa difteri dirawat di RSUD Bayu Asih sebanyak dua orang, RS Siloam tiga orang dan RS MH Thamrin satu orang.

Dua pasien terdata baru terdiagnosa difteri. Sepanjang 2017, tercatat sudah 31 pasien terdiagnosa difteri.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved