Breaking News

Belasan Jurnalis di Cianjur Divaksin Difteri

Tindakan pencegahan ini disarankan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur setelah. . .

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
DIVAKSIN - Jurnalis Cianjur peliput difteri turut mendapat suntik vaksin untuk pencegahan dan ajakan kepada masyarakat agar mau divaksin. 
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin
TRIBUNJABAR.CO.ID, CIANJUR - Belasan awak jurnalis mendapat suntik vaksin difteri di satu klinik di Jalan KH Hasyim Ashari Warujajar, Rabu (13/12).
Tindakan pencegahan ini disarankan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur setelah jurnalis meliput beberapa kasus pasien difteri di Cianjur. 
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Efa Farimah mengatakan, tindakan pencegahan dilakukan kepada semua masyarakat termasuk pada awak jurnalis.
"Kami sarankan awak jurnalis yang sering meliput difteri untuk divaksin, tindakan pencegahan ini disambut baik oleh para awak jurnalis yang bersedia divaksin," katanya ditemui setelah memvaksin beberapa wartawan cetak dan elektronik.
Efa berharap awak jurnalis juga menjadi contoh yang baik bagi masyarakat agar mau untuk divaksin dalam meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.
"Tentu ini jadi langkah baik, jurnalis menjadi contoh dan penggerak warga untuk sadar vaksin. Anak-anak jurnalis juga perlu divaksin terutama mereka yang berada di lingkungan dimana ditemukan kasus difteri supaya mencegah penularan," katanya.
Efa mengimbau warga meningkatkan kesadaran mengimunisasi anaknya secara lengkap. Pasalnya temuan difteri banyak di daerah yang masyarakatnya belum sadar tentang difteri.
"Bahan vaksin sudah dipastikan halal, maka jangan ragu untuk divaksin, agar terjaga dari terjangkitnya virus jika sudah divaksin," katanya.
Beberapa wartawan yang sebelumnya ragu akhirnya satu persatu mendatangi klinik untuk mendapatkan vaksin difteri.
Seorang wartawan media cetak, Angga Purwanda mengatakan, adanya saran dari Dinas Kesehatan merupakan kepedulian yang patut disambut dengan baik.
"Kami memang beberapa kali meliput kasus difteri di rumah sakit, sebagai tindakan pencegahan kami bersedia untuk divaksin, semoga masyarakat lainnya juga mau untuk divaksin," katanya.
Senada dengan Angga, seorang wartawan media elektronik Yayan menganggap penting adanya vaksin dari dinas yang ditujukan untuk para awak jurnalis.
"Sudah lama kami tak disuntik, ini demi kebaikan. Semoga langkah kami ini juga menjadi inspirasi bagi masyarakat Cianjur lainnya," katanya.
 
Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved